Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Ribuan Perempuan Unjuk Rasa Tuntut Presiden Belarus Alexander Lukashenko Mundur

Ribuan perempuan menggelar unjuk rasa di kota Minsk untuk menuntut presiden Belarus Alexander Lukashenko mundur dari jabatannya.

30 Agustus 2020 | 07.30 WIB

Ribuan perempuan berunjuk rasa di jalan-jalan ibukota Minsk kemarin menuntut Presiden Belarus Alexander Lukashenko mundur. [Today Online]
Perbesar
Ribuan perempuan berunjuk rasa di jalan-jalan ibukota Minsk kemarin menuntut Presiden Belarus Alexander Lukashenko mundur. [Today Online]

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Ribuan perempuan berbaris dalam unjuk rasa anti pemerintahan Alexander Lukashenko di Minsk, ibukota Belarus hari Sabtu, 29 Agustus 2020 membawa bendera Belarus, bunga, dan balon.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Para perempuan menyebut unjuk rasa ini sebagai solidaritas untuk menuntut Presiden Belarus Alexander Lukashenko dan pemerintahannya mundur.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Ini kota kami dan anda lebih baik melindungi kami," teriakan para pengunjuk rasa.

Unjuk rasa di jalan-jalan kota Minsk mendapat pengawalan dari polisi dan tentara Belarus. Unjuk rasa serupa juga terjadi di beberapa kota di negara itu.

Unjuk rasa memprotes pemerintahan Lukashenko terus berlanjut sejak hasil pemilu yang dianggap tidak jujur 9 Agustus lalu.

Nmaun Presiden Alexander Lukashenko menolak tuntutan oposisi terhadap hasil pemilu yang membawanya kembali sebagai presiden. Lukashenko telah berkuasa selama 26 tahun.

Lukashenko menuding negara-negara Barat telah mendanai para pengunjuk rasa dan juga menuding NATO mengerahkan pasukannya ke perbatasan Belarus.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus