Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Motor-motor keluaran terbaru sudah banyak yang dilengkapi dengan fitur soket untuk mengisi daya ponsel. Namun, timbul pertanyaan, apakah mengisi daya HP di motor bisa bikin aki tekor?
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Melansir laman Wahana Honda hari ini, Senin, 22 Januari 2024, sejatinya, output pengisian daya HP di motor tidak akan berpengaruh terhadap usia akumulator atau aki, selama mesin tetap menyala. Berbeda jika ngecas dilakukan saat mesin motor mati, karena penggunaan arus diambil dari arus aki.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Meskipun tidak begitu berpengaruh sepenuhnya terhadap aki, sebaiknya tidak dibiasakan mengisi daya baterai ponsel menggunakan output daya yang tersedia di motor. Sebab, daya yang dikeluarkan aki sering tidak stabil, dan ini bisa berpengaruh terhadap daya tahan baterai ponsel.
Jika output listrik yang dikeluarkan sesuai dengan spesifikasi daya ponsel, maka hal tersebut tidak menjadi masalah. Tetapi, Wahana menyarangkan untuk tidak membiasakan mengisi daya baterai menggunakan output daya di motor. Pengendara lebih disarankan mengisi daya di rest area atau tempat singgah.
Kalau pun terpaksa menggunakan pengisian daya di motor, pastikan pengendara menggunakan perangkat kabel yang berkualitas. Hal ini bertujuan menghindari terjadinya permasalahan seperti meleleh atau bahkan korsleting.
Lalu, pastikan juga ponsel dalam keadaan mati saat diisi daya. Karena pengisian daya dengan kondisi ponsel menyala dapat mengakibatkan panas berlebih pada ponsel. Pastikan juga mesin motor dalam kondisi menyala untuk menghindari aki tekor.
Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di membership.tempo.co/komunitas pilih grup GoOto