Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Nusa

Arus Balik Mulai Ramai, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Buka Tutup di Jalur Pantura

Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu mencatat 26.660 kendaraan melintas di Jalur Pantura dua hari setelah lebaran alias arus balik H+2 lebaran.

4 April 2025 | 17.44 WIB

Kepadatan kendaraan menuju arah Jakarta di Tol Trans Jawa ruas Semarang-Solo, Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, 4 April 2025. PT Trans Marga Jateng (TMJ) memprediksi puncak arus balik Idul Fitri 1446 Hijriah terjadi pada 6 April 2025 dengan jumlah kendaraan yang melintas di Jalan Tol ruas Semarang-Solo bisa mencapai 1,83 juta unit. Antara/Aprillio Akbar
Perbesar
Kepadatan kendaraan menuju arah Jakarta di Tol Trans Jawa ruas Semarang-Solo, Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, 4 April 2025. PT Trans Marga Jateng (TMJ) memprediksi puncak arus balik Idul Fitri 1446 Hijriah terjadi pada 6 April 2025 dengan jumlah kendaraan yang melintas di Jalan Tol ruas Semarang-Solo bisa mencapai 1,83 juta unit. Antara/Aprillio Akbar

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mencatat dalam 24 jam sebanyak 28.660 kendaraan melintas di Jalur Pantai Utara alias Pantura Indramayu pada arus balik H+2 Lebaran 2025, Kamis, 3 April 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Petugas Dishub Indramayu Dedi Wiginarso di Indramayu, mengatakan dari jumlah tersebut, 23.878 unit di antaranya merupakan sepeda motor, sementara sisanya kendaraan roda empat dan lebih.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Ia mengungkapkan arus balik didominasi kendaraan dari arah Cirebon menuju Jakarta, dengan kepadatan terpantau di Kecamatan Widasari sejak pukul 13.40 WIB. "Meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan, arus lalu lintas di Jalur Pantura Indramayu masih dalam kondisi ramai lancar," kata Dedi, Kamis, 3 April 2025 seperti dikutip dari Antara.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kata dia, mayoritas pemudik yang menggunakan sepeda motor membawa barang bawaan dalam jumlah besar yang diikat di bagian belakang atau di antara pengemudi dan penumpang. “Beberapa mobil pribadi juga terlihat membawa muatan di atas atap kendaraan,” kata Dedi.

Sementara itu, dia menuturkan dari arah sebaliknya, kendaraan yang melaju dari Jakarta menuju Cirebon tercatat sebanyak 16.482 unit. Ia menyebut meski terjadi peningkatan arus kendaraan, pengendara masih dapat melaju dengan kecepatan 80 hingga 90 km per jam.

Dedi mengimbau para pemudik untuk selalu berhati-hati dan menjaga kondisi fisik saat berkendara. Apabila merasa lelah, pengendara disarankan untuk beristirahat di pos-pos yang telah disediakan.

“Pengendara sepeda motor juga diingatkan agar tidak membawa muatan berlebih serta selalu mematuhi peraturan lalu lintas," ujarnya.

Sementara itu, masih di jalur yang sama, Kepolisian Resor Cirebon Kota, Jawa Barat, menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka tutup jalur di sejumlah persimpangan pada ruas arteri untuk mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran yang mulai meningkat sejak Rabu, 2 April 2025.

Kepala Polres Cirebon Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Eko Iskandar di Cirebon mengatakan peningkatan arus kendaraan terjadi di jalur tol dan arteri, terutama di Jalan Bypass Kota Cirebon.

"Kalau kita analisa, sejak kemarin sudah terlihat peningkatan arus balik Lebaran dari Jawa Tengah menuju Jakarta, baik di jalan tol maupun jalur arteri," kata Eko, Kamis, 3 April 2025..

Untuk mengurangi kepadatan, kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas di beberapa titik prioritas, seperti persimpangan Terminal Harjamukti, persimpangan Kanggraksan dan persimpangan Pemuda Kota Cirebon. Eko menjelaskan persimpangan tersebut merupakan titik temu kendaraan arus balik dengan mobilitas warga lokal sehingga diperlukan langkah pengendalian lalin.

"Kami menerapkan sistem buka tutup secara situasional untuk mengurai kemacetan. Penutupan hanya bersifat sementara dan jalur akan dibuka kembali setelah kondisi lalin kembali normal," ujarnya ihwal siasat arus balik tersebut.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus