Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Penyandang disabilitas yang sudah memiliki Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) kini dapat mencairkan dana bantuan sosial atau bansos dari pemerintah provinsi Jakarta setiap bulan. Hal ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jakarta untuk menghindarkan penyandang disabilitas terlilit hutang dengan cara meminjam uang secara instan kepada bank keliling.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno mengatakan kini pencairan bansos tak lagi dilakukan tiga bulan sekali. Hal itu juga berlaku untuk bansos bagi penyandang disabilitas.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
“Insya Allah, dimulai bulan April, seluruh penerima bantuan akan diserahkan setiap bulan. Agar para penerima bantuan tidak berhubungan dengan bank keliling,” kata Rano dikutip dari Antara, Rabu, 26 Maret 2025.
Dalam acara “Seremonial pemberian bantuan sosial pemenuhan kebutuhan melalui KLJ, KAJ dan KPDJ” ini, Pemprov Jakarta menyebutkan jumlah bantuan sosial yang bisa didapatkan bagi para penerimanya adalah sebesar Rp 300 ribu per bulan. Namun, pada pencairan tahap pertama tahun ini, penerima bansos mendapatkan Rp 900 ribu lantaran bansos untuk bulan Januari, Februari dan Maret diberikan sekaligus.
Rano mengatakan pencairan tahap pertama bansos ini dilakukan pada Maret lantaran anggaran untuk kas daerah baru tersedia. Bansos pemenuhan kebutuhan dasar (PKD) ini sudah diserahkan pemprov secara langsung melalui rekening pribadi penerima bansos. Sebanyak 147.304 warga tercatat menjadi penerima bansos ini.
Para penerima bansos PKD merupakan pemegang kartu Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ) dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) yang dipadankan datanya oleh Dinas Sosial dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta. “Peruntukannya untuk meringankan beban yang membutuhkan, apa lagi seminggu lagi kita akan menghadapi hari raya Idul Fitri, mudah-mudahan bantuan yang diterima ini bisa untuk membeli ketupat Dan opor ayam,” kata Rano.
Selain bansos, Pemprov Jakarta menyerahkan alat pengampu disabilitas berupa kursi roda anak sebanyak 10 unit, kursi roda dewasa 10 unit, tongkat sensorik netra 10 unit dan tongkat penyangga sebanyak 10 unit.
Menurut Rano pemenuhan kebutuhan dasar ini merupakan bagian dari program percepatan 100 hari kepemimpinan Pramono Anung-Rano Karno. Sebagai kota global, menurut dia, kesejahteraan warga Jakarta merupakan fondasi utama dan salah satunya adalah memastikan akses layanan dasar yang setara bagi warga.