Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Magelang - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hari ini memberikan materi dalam acara retret kepala daerah di Akademi Militer atau Akmil Magelang, Jawa Tengah. Dalam paparannya, Gibran mengingatkan kepada para kepala daerah bahwa tidak ada program selain program Presiden Prabowo Subianto dalam Kabinet Merah Putih.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengatakan, Gibran dalam kesempatan itu menyampikan soal program Asta Cita Presiden Prabowo. "Satu, makan bergizi gratis. Para kepala daerah diminta menyukseskan," ujar Bima Arya kepada wartawan di Akmil, Rabu, 26 Februari 2025.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Jurnalis mengutip Bima Arya lantaran tak mendapat akses masuk area retret saat Gibran menyampaikan pidato di depan ratusan kepala daerah yang mengikuti acara pembekalan itu. Hal ini berbeda ketika para pemateri lain menyampaikan paparannya, jurnalis boleh masuk ke area retret.
Adapun Gibran tiba di Akmil sekitar pukul 09.30 WIB. Dia datang bersama rombongan lima mobil berwarna putih dengan nomor pelat sipil tanpa patroli pengawalan. Tak seperti narasumber lain yang masuk lewat lobi Borobudur Golf, Gibran masuk melalui gerbang di depan Gedung A.H. Nasution.
Setelah menyampaikan materi, Gibran tampak keluar lewat pintu yang sama pada pukul 10.45 WIB. Bima Arya mengatakan, dalam paparannya Gibran juga bicara soal target swasembada pangan. Menurut Bima, saat memaparkan materinya, Gibran menjelaskan melalui gambar-gambar ilustrasi kondisi irigasi yang memerlukan atensi kepala daerah.
"Kemudian beliau juga fokus aspek stunting. Beliau sebutkan satu daerah, bupatinya dipanggil untuk bicara yang berhasil menurunkan stunting di Kalimantan," ujarnya.
Menurut mantan Wali Kota Bogor itu, Gibran juga mengatakan agar kepala daerah tak perlu belajar ke luar negeri. "Karena best practice ada di sini dan itulah gunanya retret. Bisa belajar praktik terbaik dari kota lain tak usah ke luar negeri," kata politikus PAN itu.
Retret kepala daerah digelar sejak 21 Februari lalu dan akan berakhir pada 28 Februari 2025. Pelaksanaan retret kali ini diikuti ratusan kepala daerah terpilih di Pilkada 2024 yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi.
Bima Arya mengatakan hingga hari ini ada sekitar 10 kepala daerah asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang masih belum hadir sampai saat ini. "Sembilan kepala daerah dari Bali dan satu dari Asmat," kata Bima.