Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Relawan Prabowo Digital Team atau (PRIDE) berencana menggunakan teknologi artificial intelligence alias AI untuk mengkampanyekan Prabowo Subianto di media sosial. Langkah ini diambil agar skup pemilih Prabowo pada Pilpres 2024 di pemilih Milenial dan Generasi Z dapat lebih besar.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Tentu kami perlu mengelaborasi dengan sistem AI untuk campaign ke depan, untuk mempublikasikan konten positif Pak Prabowo," kata Koordinator Nasional Relawan PRIDE, Anthony Leong kepada Tempo, Jumat, 11 Agustus 2023.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ia menyebut pengguna internet di Indonesia mencapai 215,63 juta orang pada periode 2022-2023. Jumlah pengguna tersebut, kata dia, setara dengan 78,19 persen dari total populasi Indonesia yang sebanyak 275,77 juta jiwa. Sehingga, kampanye di ruang digital dirasa perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Selain itu, Anthony menjelaskan perkembangan teknologi menuntut perubahan strategi kampanye politik bagi kontestan. Dia juga melihat dinamika saat ini mendorong relawan pendukung menampilkan citra diri yang positif bagi Prabowo. Dalam waktu dekat ini, Anthony mengatakan pihaknya bakal merilis website untuk konsolidasi relawan digital seperti www.relawanprabowo.org dan www.prabowo.ai
Selain itu, Anthony mengatakan kelompok Milenial serta Generasi Z bakal mendominasi daftar pemilih tetap di Pemilu 2024 dengan jumlah sekitar 106.358.447 jiwa atau 52 persen dari total DPT. Sehingga, pihaknya merasa penting masuk ke segmen pemilih muda untuk mengampanyekan berbagai gagasan dari capres Prabowo Subianto.
“Kami akan konsisten bagaimana mendukung kontestasi yang teduh, tidak terjadi polarisasi, suasana politik yang damai. Kemudian cara komunikasi politik yang tepat di ranah digital dalam rangka membawa Prabowo Subianto ke kursi kemenangan menjadi Presiden RI periode 2024-2029," kata Anthony.
Prabowo unggul di survei
Dalam berbagai survei yang diadakan baru-baru ini, nama Prabowo Subianto selalu berada di urutan pertama dengan elektabilitas terbanyak. Seperti pada Survei Political Statistics (Polstat) pada periode 28 Juli hingga 4 Agustus 2023, Prabowo Subianto unggul 41,4 persen, sementara Ganjar Pranowo 27,0 persen, dan Anies Baswedan 26,9 persen.
Lalu pada survei di lembaga Survei dan Poling Indonesia (SPIN) pada 15-25 Juli 2023, memperlihatkan elektabilitas Prabowo Subianto 41,7 persen, Ganjar Pranowo 30,3 persen, dan Anies Baswedan 21 persen.
Terakhir menurut survei LSI Denny JA pada 3-15 Juli 2023, menyatakan elektabilitas Prabowo Subianto 52 persen dan Ganjar Pranowo 41,6 persen. LSI Denny JA juga menyatakan Ganjar unggul hanya di pemilih PDIP. Sementara, Prabowo unggul di semua pemilih partai selain PDIP.
Pada pemilih agama, Prabowo unggul di pemilih muslim. Ganjar unggul di pemilih non muslim. Begitu juga dengan gender, Prabowo disebut unggul di kalangan pemilih laki-laki maupun perempuan.
M JULNIS FIRMANSYAH