Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Sepakbola

Erick Thohir Jelaskan Kondisi PSSI setelah Adanya Efisiensi Anggaran

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjabarkan perihal kondisi federasi setelah adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah selama 2025.

26 Februari 2025 | 22.36 WIB

Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Tim Media PSSI
Perbesar
Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Tim Media PSSI

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjabarkan perihal kondisi federasi setelah adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah selama 2025. PSSI setidaknya memerlukan dana Rp 1 triliun agar seluruh program yang dijalankan bisa berkelanjutan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

“Kami kan selalu bilang untuk membangun program yang berkelanjutan itu perlu angka kurang lebih Rp 1 triliun. Tentu bagaimana kami mendapatkan komitmen itu tidak bisa bergantung terus dari pemerintah,” katanya di kawasan Jakarta Pusat pada Selasa, 25 Maret 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Erick mengatakan, pada rencana 2023 untuk pendanaan 2024 PSSI mendapatkan dana dari pemerintah Rp 120 miliar, kemudian mendapatkan dana dari publik dan sponsor termasuk juga untung penjualan tiket pertandingan dengan total sekitar Rp 250 miliar.

“Tahun ini dengan program makin besar lagi ya kami perlu sekitar Rp 650 miliar. Dari pemerintah sekitar Rp 220 miliar, sisanya kami cari sekitar Rp 400 miliar. Kalau teman-teman melihat kemarin kenapa saya juga menandatangani tambahan sponsor dari sebuah mobil listrik itu bagian mendapatkan pendanaan lebih. Tidak tergantung hanya pendanaan dari pemerintah,” katanya.

Menteri BUMN itu menuturkan memang tak mudah menjalankan program PSSI agar terus berkelanjutan, namun sejauh ini seluruh program belum ada yang tersendat. Erick mengatakan, kesuksesan sebuah program itu juga harus ada pendanaan dan berjalan seiring dengan kepelatihan dan pemain yang baik.

“Ini pilihan-pilihan yang kami harus lakukan. Tidak mudah. Saya tahu ekspektasi masyarakat tinggi tapi kami memang dalam membangun program. Harus satu demi satu, tidak bisa langsung kami jalankan semuanya dalam satu waktu. Kecuali tadi, ada duit Rp 1 triliun. Masalahnya kan yang namanya pendanaan dari sponsor dan pemerintah itu bertahap tidak langsung diterima dalam satu bulan di Januari,” tuturnya.

Sebelumnya Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo mengatakan untuk wacana tambahan anggaran PSSI dari pemerintah di tahun ini, dengan adanya efisiensi maka akan dikomunikasikan ulang dengan Kementerian Keuangan dan Bapenas. “Kami akan melakukan pertemuan bilateral. Jadi ini akan kami bahas dan minta arahan kembali,” ujarnya.

Politikus Partai Golkar itu memastikan efisiensi tak akan mengganggu program-program penting di Kemenpora seperti persiapan atlet menuju Asian games, Olimpiade dan kualifikasi piala dunia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya mengeluarkan surat bernomor S-37/MK.02/2025 sebagai tindak lanjut penghematan kepada kementerian dan lembaga. Dalam surat tersebut kementerian dan lembaga diminta segera melakukan review efisiensi. Identifikasi rencana efisiensi anggaran disampaikan kepada mitra Komisi di Dewan Perwakilan Rakyat untuk mendapat persetujuan.

Pilihan Editor: PSSI Masih Mencari Sosok yang Tepat untuk Jabatan Direktur Teknis Timnas Indonesia

Bagus Pribadi

Bagus Pribadi

Bergabung dengan Tempo pada September 2023. Kini menulis untuk desk Jeda yang mencakup olahraga dan seni.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus