Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Norbertus Riantiarno punya hubungan istimewa dengan bacang dan Hotel Indonesia. Pendiri Teater Koma ini, pada suatu masa, pernah amat bergantung pada makanan dan bangunan itu. Bahkan bisa dibilang keduanya punya andil besar pada sukses Nano—begitu dia biasa disebut—sebagai pelaku seni.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo