Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
DUA bingkai foto tampak agak berdebu di pojok bangunan Saren Agung di dalam Puri Anom, Tabanan, Bali. Berdiri di atas meja kaca yang bentuknya melengkung, dua foto ini dibatasi oleh rantai dan di ujungnya berisi tulisan “Sudut penghormatan”. Pada foto sebelah kiri ada sosok pria mengenakan kaus hitam dan topi putih. Tangan kanannya mengacungkan jempol. Itulah foto Putu Wijaya.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Friski Riana berkontribusi dalam penulisan artikel ini. Di edisi cetak, artikel ini terbit di bawah judul "Inspirasi Putu dari Kehidupan Puri"