Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Ada Warga Bekasi Belum Tahu Ganjil Genap di Tol Cikampek

Pekan kedua pelaksanaan paket kebijakan ganjil genap di Tol Cikampek masih ada kendaraan yang dihalau di Bekasi karena pelat nomor tak sesuai.

20 Maret 2018 | 18.32 WIB

Pengumuman sosialisasi plat nomor kerdaraan bermotor ganjil genap di depan gerbang Tol Bekasi Barat 1, Bekasi, Jawa Barat, 12 Maret 2018.  Peraturan ini hanya berlaku untuk kendaraan dari Bekasi menuju Jakarta mulai pukul 06.00-09.00. Tempo/Tony Hartawan
Perbesar
Pengumuman sosialisasi plat nomor kerdaraan bermotor ganjil genap di depan gerbang Tol Bekasi Barat 1, Bekasi, Jawa Barat, 12 Maret 2018. Peraturan ini hanya berlaku untuk kendaraan dari Bekasi menuju Jakarta mulai pukul 06.00-09.00. Tempo/Tony Hartawan

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Bekasi - Pekan kedua pelaksanaan paket kebijakan ganjil genap di Tol Cikampek masih terdapat kendaraan yang dihalau dari gerbang masuk jalan tol di Bekasi karena pelat nomornya tidak sesuai. "Hari ini jadwalnya pelat ganjil," kata Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan, Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan, Senin, 19 Maret 2018.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

Johan mengatakan, berdasarkan catatan petugas di lapangan ada 123 kendaraan yang dihalau agar tidak masuk tol menuju ke Jakarta. Rinciannya di Bekasi Barat 1 sebanyak 80 kendaraan, dan di Bekasi Timur 2 sebanyak 43 kendaraan. "Pada pemberlakuan di hari keenam ini masih juga terdapat pengguna jalan tol yang belum memahami paket kebijakan ini," katanya, Senin.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Wakil Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Komisaris Mustamal mengatakan, belum ada penindakan hukum bagi pelanggar ganjil genap. Menurut dia, sesuai dengan arahan dari Kepala Polri, Jenderal Tito Karnavian penindakan dilakukan setelah 23 Maret mendatang. "Sekarang baru diarahkan untuk putar balik, dan mencari jalur alternatif," kata dia.

Baca: Sistem Ganjil-Genap Tol Cikampek, Baru 30 Persen ke Angkutan Umum

Ada sejumlah alasan warga mencoba masuk tol meskipun nomor pelat kendaraan tidak sesuai dengan tanggal. Misalnya, pengguna jalan itu mengaku tidak menuju ke Jakarta, melainkan ingin ke Bogor dengan akses tol Jagorawi via gerbang tol Cikunir. "Tetap tidak bisa, karena ganjil genap untuk menekan kepadatan sejak dari Bekasi," kata dia.

Berdasarkan data dari posko green line, di pekan kedua ini transaksi di gerbang tol Bekasi Barat, dan Bekasi Timur pada pukul 06.00-09.00 WIB menurun sebanyak 25 persen. Lalu lintas normal sebanyak 8.385, tapi realisasinya karena ganjil genap sebanyak 6.322 kendaraan.

Adapun pengguna jalan yang memilih pindah waktu perjalanan cenderung terjadi di Bekasi Timur yang mengalami peningkatan hingga 28 persen pada periode pukul 04.00-05.00, dan pukul 05.00-06.00 sebesar tujuh persen.

Baca: Sistem Ganjil-Genap Tol Cikampek, Cerita Bus Eksekutif Melompong

Beberapa pengguna jalan yang memilih pindah gerbang tol untuk masuk Tol Cikampek ketika ganjil genap diberlakukan pukul 06.00-09.00 yaitu di GT Cikunir 1 meningkat 26 persen dari lalu lintas normal 359 kendaraan, GT Cikunir 3 meningkat 125 persen dari normal 172 kendaraan, dan di Tambun meningkat 17 persen dari normal 2480.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus