Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Berita Tempo Plus

BRIN dan Politisasi Riset

Bivitri Susanti, dosen Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Jentera, menganalisis desain BRIN dalam demokrasi Indonesia. Berbahaya.

15 Januari 2022 | 00.00 WIB

Peneliti sedang memeriksa kadar antibodi netralisasi di Laboratarium Lembaga Eijkman, Jakarta,  17 November 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis
Perbesar
Peneliti sedang memeriksa kadar antibodi netralisasi di Laboratarium Lembaga Eijkman, Jakarta, 17 November 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • BRIN hendak menyatukan kegiatan riset semua lembaga penelitian pemerintah.

  • BRIN bahkan menyeret lembaga-lembaga penelitian di lembaga independen yang menjadi rumpun pengawas pemerintah.

  • Desain BRIN membahayakan demokrasi Indonesia.

RISET yang dikungkung prosedur administrasi dan dibuat hanya untuk menghabiskan anggaran sebenarnya bukan cerita baru di negara ini. Namun lahirnya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membawa dimensi baru yang membuatnya lebih rumit: politisasi lembaga penelitian melalui ideologisasi riset dan integrasi di bawah eksekutif.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya
Bivitri Susanti

Pengajar di Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus