Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Diet ketogenik adalah program penurunan berat badan dengan mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan menghindari asupan karbohidrat. Diet ini mempunyai efek samping yang bermanfaat untuk tubuh.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Ini adalah salah satu diet yang banyak dibicarakan orang dalam rangka penurunan berat badan, memperbaiki kesehatan, melawan kanker, dan semua klaim luhur lainnya," kata Stephan Guyenet, seorang peneliti obesitas dan penulis The Hungry Brain.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Banyak manfaat yang didapat setelah melakukan diet keto. Berikut di antaranya, seperti dilansir ruled.me.
Baca juga:
Mau Diet Mayo, Simak Dulu Efek Baik dan Buruknya
Ayo Hidup Sehat dengan Diet Mayo
5 Tips buat yang Ingin Berhasil Jalani Diet Mayo
1. Menurunkan berat badan
Diet keto pada dasarnya menggunakan lemak tubuh sebagai sumber energi sehingga terlihat penurunan berat badan yang nyata. Dengan diet keto, hormon insulin yang bertugas sebagai penyimpan lemak akan turun sangat banyak sehingga mengubah tubuh menjadi mesin pembakar lemak. Secara ilmiah, diet ini menunjukan hasil lebih baik dibandingkan dengan diet rendah lemak dan tinggi karbohidrat.
2. Mengontrol gula darah
Mengikuti program penurunan berat badan keto secara alami juga dapat menurunkan kadar gula darah karena jenis makanan yang dimakan. Studi menunjukan diet keto efektif untuk mengelola dan mencegah diabetes karena dalam diet keto dianjurkan mengurangi asupan karbohidrat.
3.Fokus mental
Selain digunakan untuk menurunkan berat badan, diet keto juga mampu meningkatkan kinerja mental. Keton merupakan sumber bahan bakar untuk otak. Mengurangi asupan karbohidrat dapat menghindari naiknya gula darah sehingga dapat menghasilkan fokus dan konsentrasi yang lebih baik karena menurut studi peningkatan asam lemak dapat berdampak pada peningkatan fungsi otak.
4. Energi meningkat
Dengan memberi tubuh sumber energi yang lebih akan membuatnya lebih berenergi di siang hari. Lemak terbukti menjadi senyawa yang paling efektif untuk bahan bakar.
5. Pengobatan epilepsi
Diet keto sejak awal 1900-an telah digunakan untuk mengobati epilepsi dan sukses. Diet ini merupakan terapi yang paling banyak digunakan untuk anak-anak yang mengidap epilepsi tidak terkontrol.
6. Menurunkan kolesterol dan tekanan darah
Diet ini telah terbukti mengontrol kadar trigliserida dan kadar kolesterol yang sering dikaitkan dengan naiknya tekanan darah. Karbohidrat rendah dengan makanan tinggi lemak menunjukan peningkatan HDL dan penurunan konsentrasi partikel LDL dibandingkan dengan makanan rendah lemak.
7. Resistensi insulin
Resistensi insulin dapat menyebabkan diabetes tipe II. Makanan ketogenik yang rendah karbohidrat dapat membantu menurunkan kadar insulin sehingga lebih sehat.
8. Mengatasi jerawat
Saat beralih ke diet keto, Anda akan mengalami perbaikan pada kulit. Sebuah studi menunjukkan kemungkinan hubungan antara makanan tinggi karbohidrat dan banyaknya jerawat, jadi kemungkinan diet keto dapat membantu mengatasinya.