Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Bunda, Perhatikan Jenis Minyak untuk Menghangatkan Tubuh Bayi

Beberapa jenis minyak tertentu dapat menyebabkan iritasi pada kulit bayi

20 Agustus 2018 | 17.46 WIB

Ilustrasi bayi. telegraph.co.uk
Perbesar
Ilustrasi bayi. telegraph.co.uk

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Kebanyakan ibu memberikan minyak untuk menghangatkan tubuh bayi. Namun kebiasaan ini ternyata patut diwaspadai, karena beberapa jenis minyak tertentu dapat menyebabkan iritasi.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Terlebih, kulit bayi lebih tipis dan tidak seelastis orang dewasa, sehingga lebih mudah mengalami iritasi. Dokter spesialis kulit dan kelamin Matahari Arsy mengungkapkan minyak boleh digunakan sesekali. Misalnya, ketika memijat bayi atau sesekali kala berada di area yang dingin. Hindari mengoleskan minyak di area lipatan-lipatan kulit karena lebih rentan mengiritasi kulit. 

"Dan pilihlah minyak yang baik. Sunflower seed oil bisa jadi salah satu pilihan karena terbukti memberi perlindungan tambahan pada kulit," kata Matahari. Penggunaan minyak yang biasa untuk memasak seperti minyak zaitun dan minyak kelapa, sebaiknya dihindari. Karena minyak jenis ini rentan mengiritasi kulit.

Minyak yang bisa memberikan efek hangat pada tubuh juga memiliki risiko iritasi yang lebih tinggi dibanding minyak yang tak memberi efek serupa. Untuk menghangatkan tubuh anak, cukup lakukan dengan cara konvensional.

"Sejak kecil, cukup dibedong dan atur suhu ruangan. Bayi cenderung lebih tahan panas dibanding orang dewasa. Jika orang dewasa normalnya di suhu 24-25 derajat, anak-anak bisa di atas 24 derajat," pungkasnya. 

 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus