Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Inspirasi Parenting Lewat Instagram, Contoh Ibu Asal Surabaya Ini

Seorang ibu dari Surabaya rutin berbagi pola pengasuhan atau parenting terhadap anak dan merawat rumah tangga via Instagram.

15 Oktober 2018 | 11.21 WIB

Ilustrasi ibu dan anak. Shutterstock
Perbesar
Ilustrasi ibu dan anak. Shutterstock

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Tak harus menjadi tokoh atau selebriti untuk berbagi inspirasi kepada orang lain. Contohnya Lorensia Sanvira Santoso, 29 tahun. Wanita asal Surabaya, Jawa Timur ini rutin berbagi cerita di Instagram tentang pola pengasuhan atau parenting terhadap putrinya, Elsheva Orlin Tjia.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Melalui akun Instagram @mamalyfe.id, Lorensia berbagai kiat pengasuhan hingga merawat keluarga. Tak disangka, unggahan tersebut menginspirasi para ibu dan kini akunnya memiliki lebih dari 120 ribu pengikut.


Lorensia Sanvira Santoso (tabloidbintang)

Lorensia mengatakan awal membuat konten parenting ini hanya iseng. Dia ingin mewariskan pengajaran untuk putrinya yang kini baru berusia 1,5 tahun. "Supaya nanti dia tahu apa yang mamanya ajarkan, bisa meneruskan ke anaknya nanti dan tidak bingung dengan semakin banyaknya informasi pengasuhan yang ada," kata Lorensia.

Ibu satu anak ini juga menyelipkan kiat merawat rumah tangga harmonis. Unggahan pertamanya tentang cara memperlakukan pasangan. "Ibaratnya saya berpesan kepada anak. 'Kamu akan menjadi ibu yang hebat kalau bisa memperlakukan pasangan dengan baik'," ujar wanita yang aktif memperbarui akun @mamalyfe.id pada akhir Juni 2018.

Sejak itu, akun tersebut diikuti oleh 100 ribu akun lain di Instagram. Melihat antusiasme yang tinggi, Lorensia kian terpacu berbagi kiat seputar pengasuhan dan kehidupan rumah tangga.

Untuk membuat konten, Lorensia rajin melakukan riset, membaca referensi dari buku, dan menceritakan pengalaman pribadinya. "Saya bukan dokter, bukan psikolog. Saya memposisikan diri sebagai ibu yang mengajarkan anak dan enggak teori melulu," ucap Lorensia. "Intinya berbagi kiat sesederhana mungkin dan bisa diterapkan dengan mempertimbangkan pendapat para ahli."

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus