Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Jangan Berutang untuk Senang-senang, Fokuslah pada Keperluan

Jangan pernah meminjam uang atau berutang untuk hal-hal tak perlu. Ingat pembayarannya kelak.

5 Desember 2018 | 17.24 WIB

ilustrasi uang
Perbesar
ilustrasi uang

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Semakin banyak cara meminjam uang di tengah perkembangan industri financial technology alias fintech. Industri ini mempermudah pengguna untuk mendapatkan layanan secara instan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Konsultan keuangan Imelda Tarigan mengatakan tidak ada rumus pasti dalam mengatur anggaran untuk meminjam uang. Setiap orang punya gaya hidup dan pertimbangan yang berbeda.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Secara umum, kredit itu 30 persen dari pendapatan," kata Imelda.

Paling penting, menurutnya, adalah memastikan seseorang memang mampu untuk membayar jumlah utang. Bila dirasa bisa bertanggungjawab atas keputusan tersebut, jumlah kredit lebih besar bukan masalah.

Faktor kedua adalah tujuan dari utang tersebut. Jika tujuannya untuk kegiatan produktif yang menghasilkan, seperti fotografer berutang untuk membeli lensa baru, tentu sah-sah saja.

"Jangan untuk hura-hura yang kemudian bingung bayarnya bagaimana," ujarnya.

Pada dasarnya, ia mengingatkan setiap orang untuk menyisihkan sebagian penghasilan untuk dana darurat yang tidak boleh diganggu gugat untuk situasi tak terduga.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus