Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Detak jantung merupakan tanda janin tumbuh dan berkembang. Tentu bunda ingin mengetahui berapakah detak jantung janin yang normal?
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Perlu diperhatikan bahwa denyut jantung janin umumnya lebih cepat daripada denyut jantung orang dewasa. Denyut jantung janin normal berbeda sesuai dengan tahap kehamilan.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca juga:
Cara Mudah Mendengarkan Detak Jantung Janin
Puasa Tidak Membahayakan Janin, Asal...
Jaga Kesehatan Janin sejak Awal Kehamilan, Ini Kata Dokter
Emosi Ibu Hamil Dirasakan Janin Dalam Perut, Lho!
Pada usia kehamilan sekitar lima minggu, jantung bayi mulai berdetak kencang. Pada titik ini, detak jantung janin normal adalah sama dengan ibu, sekitar 8-85 denyut per menit (bpm). Dari titik ini, meningkatlah sekitar tiga ketukan per menit per hari selama bulan pertama.
Di usia ini, biasanya dokter atau bidan dapat menggunakan detak jantung untuk membantu menentukan usia gestasi bayi melalui ultrasound. Jika dokter mewaspadai detak jantung janin tidak aktif selama seminggu atau lebih, janin bisa mengalami keguguran.
Tak perlu khawatir saat pertama kali mendengar detak jantung janin sangat berbeda dari yang biasa didengar. Pada awal minggu kesembilan kehamilan, detak jantung janin normal rata-rata 175 denyut per menit (bpm). Ada juga penurunan denyut jantung normal janin dalam 10 minggu terakhir kehamilan, meskipun denyut jantung janin normal masih sekitar dua kali denyut jantung normal orang dewasa.
Secara alami, denyut nadi normal janin bervariasi. Hal ini disebabkan oleh gerakan, tidur, dan aktivitas lain. Fluktuasi detak jantung berdasarkan gerakan janin, dikutip dari laman Verywell.