Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Pencahayaan di Ruang Kerja dan Pengaruhnya pada Produktivitas

Berdasarkan penelitian, pencahayaan yang berbeda di setiap ruang kerja ternyata bisa mempengaruhi produktivitas.

5 Desember 2017 | 22.02 WIB

Image of Tempo
Perbesar
Ilustrasi pencahayaan di meja kerja. Shutterstock

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Tahukah Anda ada solusi untuk membuat tubuh dapat bekerja lebih cerdas dan meningkatkan produktivitas? Uniknya, salah satu cara mudah untuk membuat Anda bereaksi demikian adalah dengan menukar bohlam lampu.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Hal kecil ini ternyata bisa membuka potensi penuh atas apa yang sedang Anda dikerjakan. Dilansir Well + Good, sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Sleep menemukan bahwa pekerja yang terpapar area yang terang pada siang hari mengalami tingkat kantuk di siang hari yang lebih rendah.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Sementara itu, dari Universitas Toronto di Kanada yang mendeteksi bahwa emosi kuat, baik secara positif dan negatif, dirasakan paling kuat di bawah pencahayaan terang yang intens. Dan masih ada penelitian lintas budaya lain yang menemukan bahwa ketika para pekerja terpapar sinar yang redup, suasana hati mereka secara kolektif berada pada kondisi terburuk.

"Pencahayaan dapat memiliki dampak besar pada suasana hati yang ingin Anda ciptakan di ruang yang berbeda," jelas Mathew Sommers, manajer inovasi konsumen di General Electric Lighting.

"Cahaya putih yang lebih hangat dan kuning cenderung menciptakan lebih banyak suasana santai. Sementara cahaya yang lebih putih, lampu yang lebih tajam, cenderung lebih memberi energi pada tempat di mana Anda perlu melakukan pekerjaan atau tugas tertentu," tambahnya.

Dengan kumpulan studi dan pilihan pencahayaan yang memberi manfaat pada suasana hati ini, GE membantu merancang pencahayaan kerja di kantor Well + Good agar pekerjanya dapat bekerja dengan lebih produktif. Hasilnya, pencahayaan betul-betul mempengaruhi suasana hati, meski staf tidak punya waktu untuk membedakannya.

Berikut ini adalah pengaturan cahaya sesuai ruang dan kebutuhannya.

Ruang masuk: Tempat para pengunjung dan staf mengobrol tentang apapun, mulai dari ide hingga rencana bisnis. Untuk area ini, tema yang diambil adalah santai sehingga yang digunakan adalah lampu putih yang lebih redup dan halus mirip ruang keluarga dan ruang makan.

Ruang kerja: Menggunakan lampu putih yang cerah sehingga ruangan terasa terang. Tujuannya adalah agar staf menjadi lebih fokus dalam bekerja.

Ruang konferensi: Ruangan ini memiliki cahaya yang lebih lembut daripada ruang kerja tapi tidak seredup ruang tamu.

Image of Tempo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus