Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut pemerintah DKI bersama dengan warga eks Kampung Bukit Duri mencari alternatif lokasi kampung susun melalui musyawarah yang panjang. Menurut dia, dirinya bekerja tanpa kegaduhan.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Memang kami terbiasa bekerja tidak hiruk-pikuk, tapi dengan cara yang benar dan adil," kata dia di Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung Eks. Bukit Duri, Cakung, Jakarta Timur, Kamis, 25 Agustus 2022.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Kemarin, Gubernur DKI Anies Baswedan meresmikan operasional Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung Eks. Bukit Duri. Lokasinya berada di Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, persis bersebelahan dengan Rusun Pulo Jahe.
Hunian vertikal ini diperuntukkan 75 warga Bukit Duri yang dulu tergusur di era kepemimpinan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Mereka digusur karena pemerintah DKI harus membebaskan lahan untuk mengeksekusi program normalisasi Kali Ciliwung.
DKI Jakarta cari alternatif Wisma Ciliwung
Semula warga eks Bukit Duri mengusulkan agar pemerintah DKI membangun kembali hunian mereka di lahan Wisma Ciliwung. Pemerintah DKI telah mengurus sertifikat Wisma Ciliwung sejak 2019. Namun, lamanya proses perizinan membuat pemerintah DKI mencari alternatif lahan.
Untuk itulah, lokasi kampung susun digeser ke tanah Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Nomor 4 milik Unit Pengelola Kawasan Pusat Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah serta Permukiman (UPK PPUKMP) DKI Jakarta.
Anies mengatakan banyak lokasi yang diriset. Salah satu tantangannya adalah pemerintah DKI perlu mencari lahan luas seperti di Cakung. Kampung susun untuk warga eks Bukit Duri ini berdiri di atas lahan seluas 4 ribu meter persegi atau 4 hektare.
Pemerintah DKI Jakarta dan warga juga telah memperhitungkan jarak, waktu tempuh, dan kendaraan umum yang melintasi Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung Eks. Bukit Duri. "Jadi bukan seperti kami sekadar menunjuk tempat," ujar Anies.
Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.