Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Bisnis

Banjir di Medan, Pertamina Jamin Tak Ada Gangguan Distribusi BBM dan Elpiji

Pertamina menjamin distribusi BBM dan elpiji di Sumatera Utara aman meski banjir melanda beberapa wilayah.

5 Desember 2020 | 06.31 WIB

Ilustrasi banjir. TEMPO/Subekti
Perbesar
Ilustrasi banjir. TEMPO/Subekti

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Medan - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I menjamin distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di Sumatera Utara aman meski banjir melanda beberapa wilayah. Hal ini disampaikan oleh Unit Manager Communication, Relation & CSR Pertamina MOR I Sumbagut, Taufikurachman. 

"Meski ruas jalan di KM 9-10 Medan - Binjai tergenang air, namun Pertamina memastikan tidak akan ada gangguan distribusi BBM dan elpiji," ujar Taufikurachman di Medan, Jumat, 4 Desember 2020.

Taufikurachman menyebutkan ada dua SPBU reguler di sekitar lokasi banjir itu yakni SPBU 14203176 dan SPBU 142031145. Kedua SPBU itu masih beroperasi normal.

Lebih jauh Taufikurachman menjelaskan stok BBM di kedua SPBU tersebut juga masih mencukupi kebutuhah. Selain itu, pengiriman BBM ke SPBU itu juga tidak mengalami gangguan karena bisa diakses lewat jalan tol.

"Pertamina juga sudah memiliki berbagai alternatif guna memastikan distribusi BBM ke masyarakat dapat terus terpenuhi saat ada banjir dan bencana lainnya," kata Taufikurachman.

Perusahaan migas pelat merah itu menjamin distribusi yang lancar juga untuk produk elpiji. Secara totalnya, kata Taufikurachman, total stok BBM dan elpiji untuk Sumut juga cukup memadai sesuai kebutuhan.

Sebelumnya diberitakan bencana banjir di Medan merendam sedikitnya 2.773 unit rumah yang berada di tujuh kecamatan, yakni Medan Maimun, Medan Johor, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Baru, Medan Petisah, dan Medan Polonia.

"Sebanyak 2.773 rumah terdiri dari 1.983 KK dan 5.965 jiwa terdampak banjir di Kota Medan," kata Manager Pusdalops-PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Nurly.

Adapun Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Sosial Setdako Medan, Renward Parapat mengimbau kepada seluruh warga kota, khususnya di daerah aliran sungai (DAS) agar siaga dan bersabar menghadapi bencana banjir ini menyusul tingginya curah hujan yang mengakibatkan beberapa DAS di Kota Medan meluap.

"Kita semua sedang dalam keadaan prihatin, terlebih dengan terjadinya bencana, seperti banjir ini," kata Renward. Renward juga memerintahkan camat maupun lurah beserta perangkatnya agar cepat dan tanggap dalam menanggulangi bencana banjir merendam pemukiman warga kota.

ANTARA

Baca: Ahok Kritik Keras Program Gasifikasi Batu Bara dan Biodiesel

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus