Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Bisnis

Hari Ini Jokowi Resmikan Stasiun Bumi SATRIA-1 dan BTS 4G

Presiden Jokowi akan meresmikan pengoperasian Stasiun Bumi Satelit Republik Indonesia (SATRIA)-1 dan Proyek Base Transceiver Station (BTS) 4G hari ini.

28 Desember 2023 | 08.41 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai memberikan sambutan saat Seminar Nasional Outlook Perekenomian Indonesia di Jakarta, Jumat 22 Desember 2023. TEMPO/Subekti.
Perbesar
Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai memberikan sambutan saat Seminar Nasional Outlook Perekenomian Indonesia di Jakarta, Jumat 22 Desember 2023. TEMPO/Subekti.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo alias Jokowi akan meresmikan pengoperasian Stasiun Bumi Satelit Republik Indonesia (SATRIA)-1 dan Proyek Base Transceiver Station (BTS) 4G hari ini. Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengatakan Stasiun Bumi SATRIA-1 berada itu di Desa Matungkas, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, sedangkan BTS 4G di Desa Bowombaru Utara, Kecamatan Melonguane Timur, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

“Bapak Presiden Joko Widodo besok meresmikan pengoperasian Satelit Bumi Satria-1 serta 4.988 BTS 4G yang rampung dibangun BAKTI Kominfo di daerah tertinggal, terdepan, terluar,” ujar dia lewat keterangan tertulis dikutip Kamis, 28 Desember 2023.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Menurut Budi Arie peresmian BTS 4G dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, ditandai dengan terkoneksinya video jarak jauh di berbagai titik dengan Presiden RI Joko Widodo. Dia menjelaskan pembangunan BTS 4G merupakan upaya Pemerintah mempercepat pemerataan konektivitas digital dengan membangun infrastruktur digital, utamanya di daerah 3T.

“Pembangunan BTS 4G merupakan langkah nyata dalam mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia dan mewujudkan pemerataan telekomunikasi hingga pelosok negeri,” kata Budi Arie.

Kementerian Kominfo melalui Badan Layanan Umum Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Informasi (BAKTI) membangun BTS 4G dalam dua tahap. Tahap pertama, sampai dengan Tahun 2020 total pembangunan BTS di 1.682 lokasi dan seluruhnya telah migrasi ke layanan jaringan 4G pada tahun yang sama. 

Selanjutnya mulai 2021, pembangunan Tahap Kedua di 5.618 lokasi yang dibagi menjadi dua fase, yaitu Fase 1 Tahun 2021 di 4.112 lokasi dan Fase 2 Tahun 2022 di 1.506 lokasi. “Pembangunan difokuskan pada wilayah 3T, dengan 76 persen cakupannya berada di timur Indonesia, yakni Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua,” tutur Budi Arie. 

Per 26 Desember 2023, sudah seluruh BTS 4G telah on-air untuk 1.682 lokasi. Sedangkan untuk Tahap 2 BTS di sebanyak 4.990 lokasi telah on air dari keseluruhan target. Namun, sejumlah 628 lokasi belum on-air, mayoritas diakibatkan karena status kahar keamanan di Papua dan kesulitan mobilisasi material ke lokasi.

Untuk mempercepat penyelesaian, kata dia, Kementerian Kominfo berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri serta pemerintah daerah setempat untuk mencari solusi. Sehingga, Budi Arie berharap, dampak operasional BTS 4G dapat dirasakan langsung  masyarakat di daerah 3T. 

“Dengan adanya akses internet, pelayanan publik yang dilakukan pemerintah pun diharapkan bisa lebih optimal menjangkau masyarakat,” ucap Budi Arie. “Semoga masyarakat di daerah 3T dapat merasakan manfaat dari beroperasinya BTS, sehingga tidak ada lagi kesenjangan digital di Tanah Air.”

Sementara, Direktur Utama BAKTI Kementerian Kominfo Fadhilah Mathar menuturkan pihaknya telah berhasil merampungkan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Wilayah Pelayanan Universal Telekomunikasi dan Informasi (WPUTI). “SATRIA-1 juga mulai beroperasi dan menjangkau fasilitas layanan publik mulai akhir tahun ini,” kata dia.

Peluncuran SATRIA-1 berlangsung pada tanggal 19 Juni 2023 di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat. Satelit dengan kapasitas 150 Gbps ini merupakan yang terbesar di Asia dan ke-5 di dunia. SATRIA-1 telah menempati orbit 146 derajat Bujur Timur atau tepat di atas Pulau Papua.

Pengoperasian SATRIA-1, Fadhilah berujar, diharapkan bisa dimanfaatkan untuk menopang layanan akses internet 37 ribu titik dengan kecepatan hingga sekitar 5 Mbps. BAKTI Kominfo juga telah membangun 11 stasiun bumi di Manado, Manokwari, Timika, Jayapura, Pontianak, Kupang, Ambon, Banjarmasin, Tarakan, Cikarang, dan Batam. Stasiun bumi ini nantinya akan mendukung operasional SATRIA-1 secara terintegrasi.

“Dengan beroperasinya BTS 4G di berbagai wilayah serta adanya SATRIA-1 yang didukung sejumlah stasiun bumi, kami berharap saudara-saudara kami yang berada di daerah 3T mendapat akses digital secara optimal,” ujar Fadhilah.

M. Khory Alfarizi

Alumnus Universitas Swadaya Gunung Jati, Cirebon, Jawa Barat. Bergabung di Tempo pada 2018 setelah mengikuti Kursus Jurnalis Intensif di Tempo Institute. Meliput berbagai isu, mulai dari teknologi, sains, olahraga, politik hingga ekonomi. Kini fokus pada isu hukum dan kriminalitas.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus