Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ekonomi

Berita Tempo Plus

Industri Tekstil Desak Evaluasi Kebijakan Proteksi

Kelebihan impor bahan baku industri hilir memukul produsen sektor hulu.

25 Juli 2019 | 00.00 WIB

Penjahit menyelesaikan pakaian pesanan di pasar Mayestik, Jakarta, kemarin. Tempo/Tony Hartawan
Perbesar
Penjahit menyelesaikan pakaian pesanan di pasar Mayestik, Jakarta, kemarin. Tempo/Tony Hartawan

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

JAKARTA - Pelaku usaha pertekstilan meminta pemerintah mengevaluasi upaya perlindungan terhadap produk dalam negeri. Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI), Redma Gita Wirawasta, menilai kebijakan proteksi berupa pengenaan bea masuk anti-dumping (BMAD) dan bea masuk tindakan pengamanan (BMTP) sejauh ini hanya merangkul sektor hulu. "Proteksi diperlukan dari hulu hingga ke hilir," kata Redma kepada Tempo, kemarin.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus