Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ringkasan Berita
Kerugian masyarakat Indonesia akibat judi online ditaksir mencapai Rp 300 triliun.
Akademikus ikut mencari akar permasalahan yang membuat pengguna tetap bermain judi online meski terus-terusan kalah.
Pakar keuangan dari Coventry University mendapati, selain disebabkan oleh faktor psikologi, keputusan irasional pelaku judi online ikut didorong oleh rendahnya literasi keuangan.
Separuh masyarakat Indonesia, menurut data Otoritas Jasa Keuangan, telah melek keuangan dan ini perkembangan yang signifikan dibanding pada satu dekade lalu yang hanya sekitar 20 persen dari populasi. Namun bukan berarti kita terbebas dari keputusan-keputusan irasional dalam mengelola keuangan, termasuk ketika berurusan dengan judi online (judol).