Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ekonomi

Berita Tempo Plus

Pabrikan Jepang di Pasar Sepeda Motor Listrik

Produsen sepeda motor asal Jepang mulai memasuki pasar kendaraan listrik.

16 Agustus 2023 | 00.00 WIB

Motor listrik Honda EM1 e: di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 di Kemayoran, Jakarta, 17 Februari 2023. Tempo/Tony Hartawan
Perbesar
Motor listrik Honda EM1 e: di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 di Kemayoran, Jakarta, 17 Februari 2023. Tempo/Tony Hartawan

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • Astra Honda Motor meluncurkan sepeda motor listrik Honda EM1 e:.

  • Yamaha masih melakukan tes pasar.

  • Kawasaki menyiapkan dua model baru.

JAKARTA – Pabrikan kendaraan roda dua asal Jepang meningkatkan keterlibatan mereka di pasar sepeda motor listrik berbasis baterai. PT Astra Honda Motor (AHM) menjadi pionir dengan meluncurkan Honda EM1 e:. Sepeda motor yang diperkenalkan pada pekan lalu di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) ini memiliki motor penggerak bertenaga maksimal 17 kW dengan baterai lepas-pasang. 

Menurut Executive Vice President Director AHM, Thomas Wijaya, pengguna bisa menikmati kecepatan hingga 45 kilometer per jam dengan jarak tempuh maksimal 41,1 kilometer. Harga kendaraan ini, kata dia, ditetapkan sebesar Rp 40-45 juta per unit. "Honda EM1 e: mulai didistribusikan ke konsumen pada Desember 2023," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Honda EM1 e: bukan sepeda motor listrik pertama Honda. Pada 2019, Honda telah meluncurkan PCX Electric. Namun skuter bongsor tersebut difokuskan sebagai kendaraan sewa dengan skema bisnis ke bisnis. Selain itu, ada PCX Hybrid yang diluncurkan pada 2018. Tapi, sejak akhir tahun lalu, sepeda motor itu tak lagi diproduksi.

General Manager Corporate Communication PT AHM, Ahmad Muhibbudin, mengatakan langkah perusahaan meluncurkan EM1 e: merupakan jawaban atas permintaan konsumen terhadap sepeda motor listrik sekaligus sebagai wujud komitmen dalam upaya penurunan emisi karbon. 

Dia tak membeberkan target penjualan sepeda motor listrik tersebut. "Sejalan dengan tingginya antusiasme konsumen akan sepeda motor listrik, kami akan berupaya memenuhi minat dan pertumbuhan keinginan pasar di Indonesia," kata dia. 

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya
Vindry Florentin

Lulus dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran tahun 2015 dan bergabung dengan Tempo di tahun yang sama. Kini meliput isu seputar ekonomi dan bisnis. Salah satu host siniar Jelasin Dong! di YouTube Tempodotco

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus