Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Bisnis

Per 1 Maret 2025 Sritex Tutup Permanen, Ribuan Buruh Kena PHK Massal

Para pekerja Sritex masih bekerja hingga hari ini, Kamis, 28 Februari 2025.

28 Februari 2025 | 06.18 WIB

Sritex selamat dari krisis moneter pada 1998 dan 2001 berhasil melipatgandakan pertumbuhannya sampai 8 kali lipat dibanding waktu pertama kali terintegrasi pada 1992. Pada 2013, PT Sritex secara resmi terdaftar sahamnya (dengan kode ticker dan SRIL) di Bursa Efek Indonesia. Pada 2014, Iwan S. Lukminto, Direktur Utama Sritex sekaligus anak sulung mendiang HM Lukminto menerima penghargaan sebagai Businessman of the Year dari Majalah Forbes Indonesia dan sebagai EY Entreprenuer of the Year 2014 dari Ernst & Young. Pada 2017, perusahaan ini berhasil menerbitkan obligasi global senilai US$ 150 juta yang akan jatuh tempo pada 2024. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
material-symbols:fullscreenPerbesar
Sritex selamat dari krisis moneter pada 1998 dan 2001 berhasil melipatgandakan pertumbuhannya sampai 8 kali lipat dibanding waktu pertama kali terintegrasi pada 1992. Pada 2013, PT Sritex secara resmi terdaftar sahamnya (dengan kode ticker dan SRIL) di Bursa Efek Indonesia. Pada 2014, Iwan S. Lukminto, Direktur Utama Sritex sekaligus anak sulung mendiang HM Lukminto menerima penghargaan sebagai Businessman of the Year dari Majalah Forbes Indonesia dan sebagai EY Entreprenuer of the Year 2014 dari Ernst & Young. Pada 2017, perusahaan ini berhasil menerbitkan obligasi global senilai US$ 150 juta yang akan jatuh tempo pada 2024. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Sukoharjo - Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Sukoharjo Sumarno menyatakan karyawan PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex berhenti bekerja mulai per 1 Maret 2025. Para pekerja masih bekerja hingga hari ini, Kamis, 28 Februari 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Intinya PHK dan telah diputuskan tanggal 26 Februari," ujar Sumarno di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis, 27 Februari 2025 seperti dikutip dari Antara.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ia menyebutkan, Disnaker sudah menjelaskan sejak awal perihal hak karyawan meliputi jaminan hari tua, jaminan kehilangan pekerjaan, dan pesangon. "Kalau jaminan hari tua, jaminan kehilangan pekerjaan, dan pensiun Itu ada di BPJS ketenagakerjaan, insya Allah aman," tuturnya.

Sritex, kata Sumarno, selama ini telah membayarkan premi karyawan secara tertib. "Tinggal Februari yang belum didaftarkan."

Karyawan sebelumnya sudah mulai mengisi surat PHK imbas dari putusan pailit yang dikeluarkan oleh Pengadilan Niaga Semarang. Hal ini disampaikan oleh Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Sritex Widada. "Itu tadi pada ngisi sebagian. Kalau di-PHK kan ada suratnya," ujarnya. 

Tak hanya mengisi surat PHK, para karyawan juga melengkapi syarat agar bisa mencairkan jaminan hari tua (JHT). "Jadi JHT supaya segera cair," katanya. Adapun jumlah buruh dan karyawan Sritex mencapai 6.660 orang.

Pengisian surat PHK ini dilakukan untuk mengurus jaminan kehilangan pekerjaan. "Karyawan sudah menerima surat PHK untuk mencari jaminan kehilangan pekerjaan, pesangon kan juga harus terdata. Tapi ini belum selesai, kok," katanya.

Lebih jauh Widada berharap kewajiban kantor untuk menggaji karyawan pada bulan ini dilakukan secara tepat waktu. "Biasanya kan molor-molor, kemarin molor delapan hari. Yang molor gaji bulan Februari, tapi ya terus dibayarkan," ucapnya. "Diharapkan gajian bulan depan jangan sampai terlambat lagi. Karyawan molor gajinya itu bikin repot, kan buat bayar utang, angsuran."

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus