Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ekonomi

Berita Tempo Plus

Tarif Baru demi Dorong Daya Saing

Pemerintah berjanji bahwa perubahan tarif pungutan ekspor CPO dan produk turunannya tak hanya menguntungkan pengusaha, tapi juga petani.

6 Juli 2021 | 00.00 WIB

Pekerja memuat tandan buah segar kelapa sawit di Petajen, Batanghari, Jambi, 11 Desember 2020. ANTARA/Wahdi Septiawan
Perbesar
Pekerja memuat tandan buah segar kelapa sawit di Petajen, Batanghari, Jambi, 11 Desember 2020. ANTARA/Wahdi Septiawan

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • Tarif baru pungutan ekspor sawit diharapkan bisa meningkatkan daya saing.

  • Selama ini, pungutan ekspor sawit di Indonesia lebih mahal daripada di Malaysia.

  • Jika harga CPO berada di bawah atau sama dengan batas pengenaan tarif, pungutan yang diberlakukan tak berubah.

JAKARTA – Aturan baru tarif pungutan ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya mulai berjalan. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia, Joko Supriyono, berharap kebijakan ini dapat meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya
Vindry Florentin

Lulus dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran tahun 2015 dan bergabung dengan Tempo di tahun yang sama. Kini meliput isu seputar ekonomi dan bisnis. Salah satu host siniar Jelasin Dong! di YouTube Tempodotco

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus