Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Nama Bayu Skak lebih dahulu dikenal sebagai YouTuber. Ia mulai dikenal di dunia film ketika bermain di Marmut Merah Jambu, Hangout, Yowis Ben, dan Youwis Ben 2. Di dua film terakhir, ia tak hanya menjadi aktor, tapi juga sutradara.
Baca: Yowis Ben Kalahkan Dilan 1990 di IMDB, Ini Komentar Bayu Skak
Asyik mana membuat konten YouTube dan film? Bayu Skak mengaku asyik menjalani keduanya. Ia punya tip agar agar bisa menekuni keduanya dengan maksimal.
“Kalau sedang syuting film, saya fokus ke film. YouTube saya tinggalkan dulu. Saya menekuni satu bidang pada satu waktu agar energi saya tidak terpecah-pecah,” tutur dia.
Pada 14 Maret, film Yowis Ben 2 mulai tayang di bioskop. Bayu berharap film ini mengekor kesuksesan pendahulunya yang disaksikan 900 ribu penonton. Jumlah yang tidak disangka-sangka, mengingat para pemainnya bertutur dalam bahasa Jawa. Nah, Yowis Ben 2 memadukan bahasa Jawa dan bahasa Sunda.
“Dulu banyak rumah produksi yang menolak ide saya membuat Yowis Ben, karena takut tidak laku,” kata Bayu.
Untuk meyakinkan produser, dalam kontrak disebut Bayu rela tidak menerima honor jika Yowis Ben tidak melampaui target 500 ribu penonton.
“Sebenarnya saya terbebani. Karena kalau tidak sampai 500 ribu penonton lalu saya tidak dibayar, saya mau makan apa? Karenanya selama proses persiapan, produksi, dan pascaproduksi saya meninggalkan YouTube untuk sementara agar fokus dengan Yowis Ben,” kata Bayu.
Baca: Nonton Yowis Ben, Jokowi Bangga Film Berbahasa Daerah
TABLOIDBINTANG.COM
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini