DI Bandar Udara SukarnoHatta, sering terlihat kendaraan yang bisa mengangkat dan menurunkan kontainer ke perut pesawat terbang. Kendaraan itu disebut high lift loader. Selain itu, ada towing tractor, yang mampu menghela pesawat dari tempat parkirnya semula ke lokasi lain. Nah, kedua alat berat itu, yang biasanya harus diimpor, kini sudah bisa dibuat di Cirebon, Jawa Barat. Produsennya adalah PT Starion Berlian Indonesia (SBI). Lima high lift loader dan tujuh towing tractor SBI, yang bisa menghela pesawat badan lebar B 747, sejak pekan silam sudah diserahkan kepada pemesannya, yakni Garuda Indonesia. Menurut Direktur SBI Kuntjara Tedja, nilai kontrak untuk ke12 alat berat tersebut adalah Rp 10 miliar. Tapi ia tak merinci berapa harga per unit. Kabarnya, bisa 20% lebih murah jika dibandingkan dengan perkakas sejenis buatan luar negeri. Menurut salah satu perusahaan yang memasok kebutuhan PT SBI, harga satuan alat berat buatan Cirebon itu mencapai Rp 800 juta. PT SBI, yang didirikan pada tahun 1974 oleh almarhum Supardi Tedja, memulai usahanya dengan 20 orang tenaga kerja, berpengalaman sebagai pembuat karoseri mobil buatan Mitsubishi, misalnya Colt L 300. Lisensi untuk itu diperoleh tahun 1984, disusul lisensi untuk karoseri Isuzu Panther pada 1990. Prestasi itu diperoleh PT SBI, yang sekarang karyawannya 400 orang, antara lain berkat bimbingan Mitsubishi Motor Jepang dan PT Kramayudha Tiga Berlian. Garuda Indonesia sendiri sebelumnya sudah menggunakan mobilmobil untuk angkutan kru yang karoserinya dibuat oleh SBI.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini