Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Bisnis

Turun Tipis, Harga Ayam di Jakarta Rp 37 Ribu per Kilogram

Harga ayam rata-rata di DKI Jakarta turun tipis ke level Rp 37 ribu per kilogram pada Senin, 30 juli 2018.

30 Juli 2018 | 14.22 WIB

Ilustrasi peternakan ayam. Tempo/Tony Hartawan
material-symbols:fullscreenPerbesar
Ilustrasi peternakan ayam. Tempo/Tony Hartawan

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri menyebut harga ayam rata-rata di DKI Jakarta turun tipis ke level Rp 37 ribu per kilogram pada Senin, 30 Juli 2018. Sebelumnya, harga bisa menembus Rp 42 ribu per kilogram.

Baca juga: Peternak Sebut Harga Ayam Tak Mungkin Turun Karena 3 Hal Ini

"Sudah sedikit turun," ujar Mansuri kepada Tempo, Senin, 30 Juli 2018. Harga tersebut adalah harga rata-rata pasar di DKI Jakarta.

Apabila ditinjau per pasar, harga masih ada yang mencapai Rp 40 ribu per kilogram. Berdasarkan catatan Ikappi, pasar yang mematok harga Rp 40 ribu per kilogram antara lain Pasar Pondok Labu, Pasar Minggu, Pasar Mayestik, dan Pasar Pramuka. "Paling tinggi Rp 40 ribu, tapi rata-rata keseluruhan Rp 37 ribu per kilogram," ujar Mansuri.

Berdasarkan pantauan Tempo di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu sore, 25 Juli 2018, harga ayam masih bertahan di harga Rp 42 ribu per ekornya. "Harganya belum turun sejak lebaran. Sampai sekarang ya sekitar Rp 40 ribuan ke atas. Dari agennya segitu sih," kata Foni, penjual ayam di Pasar Kebayoran Lama pada Tempo.

Kementerian Pertanian menjanjikan harga ayam turun menjadi Rp 32 ribu per kilogram pada Selasa, 31 Juli 2018. Harga tersebut adalah harga acuan penjualan.

Menurut Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi, sejak beberapa hari lalu, Kementan telah melakukan operasi pasar di 43 cabang PD Pasar Jaya. "Biasanya dua hari kelar," ujar Agung di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Ahad, 29 Juli 2018.

Dia yakin harga daging ayam segera turun. Sebab dalam operasi pasar kemarin pun stok ayam yang digelontorkan tidak habis dibeli masyarakat. Sebanyak 3 ton daging tak laku diborong masyarakat.

Agung mengatakan Kementan untuk menurunkan harga ayam antara lain menggencarkan operasi pasar. Mereka menggandeng para produsen besar untuk juga melakukan operasi pasar.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus