Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Gaya Hidup

3 Cara Alami Memperbaiki Rambut Rusak

Rambut yang cenderung kering dan rapuh membuat rambut lebih cepat rusak. Banyak cara untuk memperbaikinya mulai dari yang alami hingga berinvestasi pada alat-alat tertentu

15 Desember 2022 | 10.32 WIB

Permaisuri Michiko memrapikan rambut Kaisar Akihito saat keduanya mengunjungi Institut Ilmu Kelautan di Victoria, British Columbia, Kanada, 12 Juli 2009. Dalam pidato pada Agustus tahun lalu, Kaisar Akihito menyatakan kekhawatirannya terkait usia dan kondisi kesehatannya. REUTERS/Todd Korol
Perbesar
Permaisuri Michiko memrapikan rambut Kaisar Akihito saat keduanya mengunjungi Institut Ilmu Kelautan di Victoria, British Columbia, Kanada, 12 Juli 2009. Dalam pidato pada Agustus tahun lalu, Kaisar Akihito menyatakan kekhawatirannya terkait usia dan kondisi kesehatannya. REUTERS/Todd Korol

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Jakarta - Semua tentu setuju bahwa tidak ada yang mengingkan rambutnya cepat rusak, cenderung kering dan rapuh, atau mudah terbelah. Kerusakan pada rambut seringnya terjadi karena adanya gesekan, panas, dan bahan kimiawi yang menyerang lapisan luar pelindung rambut. Namun jangan khawatir, beberapa tips di bawah ini akan membuat rambut tetap dengan kualitas terbaiknya, sebagai berikut.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

1.Membersihkan Rambut dengan Benar

Pada kenyataanya menyampo rambut secara berlebihan akan membuat batang rambut cepat rusak. Dikutip dari American Academy of Deramtology, perubahan yang dapat membantu anda ialah dengan memijat rambut sembari menyampo di kulit kepala anda. Lalu ketika membilasnya, biarkan mengalir sepanjang rambut dan tahan untuk menggosokkannya ke rambut Anda.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

2.Mengetahui Kapan Idealnya Harus Mencuci Rambut

Baca : Kiat Membuat Rambut Kembali Tebal dan Indah

Mencuci setiap hari baik-baik saja apabila anda memiliki karakteristik rambut yang mudah berminyak. Namun berbeda halnya ketika rambut anda sangat kering. Dalam hal ini, anda cukup keramas setiap minggunya. Jika tidak, maka rambut anda berisiko menghilangkan minyak alami batang rambut.

3.Memilih Ikat Rambut yang Bagus

Tanpa ikat rambut, terkadang rambut akan menganggu aktivitas yang sedang dikerjakan. Seperti dikutip dari functionofbeauty.com, menyikat rambut memang bukan salah satu dari banyak penyebab di balik kerusakan rambut, namun ikat rambut cenderung menarik kulit kepala dan folikel yang memicu alopesia traksi. Oleh karena itu pilihlah ikat rambut yang berkualitas baik dan ramah pada rambut anda.

4.Menggunakan Handuk Mandi Berbahan Katun

Dalam kondisi yang paling rentan, memakai handuk kasar berpotensi membuat kerusakan rambut. Hal tersebut karena adanya gesekan kasar yang menyebebakan rambut akan kusut dan mudah patah. Oleh karenanya, disarankan memakai handuk yang berbahan microfiber mewah atau kaus katun. Hal ini membantu anda mengurangi jumlah pembengkakan yang terjadi pada batang rambut basah.

5.Menjaga Rambut Agar Tidak Kering

Perlu diketahui bahwa tanpa hidrasi yang optimal, rambut berpotensi terlihat lebih kusam, kusut, ataupun rentan patah. Tenang, hal tersebut dapat diatasi dengan mengoleskan produk pelembab rambut yang memberikan banyak kelembapan.

Secara lebih spesifik, jenis rambut yang halus cocok, tipis, dan berminyak lebih cocok dengan pelembab ringan seperti jus lidah buaya dan gliserin. Sementara itu, rambut kasar, rambut tebal, dan kering lebih cocok dengan bahan yang kaya akan pelembap seperti minyak kelapa dan asam lemak .

FATHUR RACHMAN 

Baca : Cara Memanfaatkan Air Beras untuk Menumbuhkan Rambut

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus