Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
ENAM bulan lalu, Samuel Ray memilih jalan hidup yang ia yakini sebagai pilihan tepat. Pria 34 tahun itu memutuskan berhenti bekerja di usia yang masih produktif. Salah satu alasan Samuel pensiun dini dari perusahaan lokapasar tempatnya bekerja adalah ia merasa fondasi finansialnya sudah cukup mapan. “Saya pamit meninggalkan panggung ini,” kata Samuel saat berbincang dengan Tempo di rumahnya di Rempoa, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu, 2 September lalu.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Ecka Pramita dan Ihsan Reliubun berkontribusi dalam penulisan artikel ini. Di edisi cetak, artikel ini terbit di bawah judul "Hemat Pangkal Merdeka"