Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Berkemas untuk liburan salah satu tahapan yang menyenangkan. Ini berarti tak lama lagi liburan segera dimulai. Namun ada beberapa hal tak terduga yang dapat menyebabkan perjalanan tertunda. Terutama saat pemeriksaan barang bawaan di bandara
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Wisatawan biasanya membawa hand luggage atau tas kabin untuk menyimpan barang berharga atau barang yang akan dibutuhkan selama penerbangan. Namun menurut ahli di Fullton Umberellas, produsen payung ikonik Inggris, ada beberapa barang-barang yang sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam tas kabin.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
1. Perangkat elektronik
Seperti dilansir dari Express UK, barang yang menjadi sorotan utama adalah perangkat elektronik yang mengandung baterai lithium-ion. Setiap maskapai penerbangan memiliki aturan yang berbeda terkait hal ini. Namun wisatawan disarankan hanya membawa barang elektronik dengan baterai antara 100Wh dan 160Wh dalam tas kabin mereka.
Selain itu, sangat penting untuk memastikan bahwa semua perangkat terisi penuh sebelum dikemas dan dimatikan. Ini dapat membantu mencegah masalah apa pun saat melewati pemeriksaan keamanan di bandara.
2. Makanan
Wisatawan biasanya mengemas makanan ringan atau oleh-oleh, seperti selai, keju dan lainnya. Sebaiknya tetap mematuhi batas cairan 100 mililiter. Setiap negara mempunyai peraturan khusus mengenai makanan, dan beberapa negara mungkin menerapkan pembatasan tambahan pada item tertentu.
Seperti dilansir dari Metro UK, menurut pemerintah Inggris, makanan dan produk bubuk di tas tangan dapat menghalangi gambar pada mesin sinar-X. Ini mengakibatkan barang bawaan harus diperiksa secara manual oleh petugas keamanan. Barang beku, seperti cairan, makanan, atau bungkusan es, sangat dilarang.
Sedangkan di Amerika Serikat, penumpang diminta untuk mengatur penempatan makanan di tas kabin, agar emudahkan proses pemeriksaan dan menjaga antrean tetap lancar. Barang-barang seperti minuman beralkohol, susu formula bayi, ASI, makanan kaleng, keju, cokelat, kopi, buah serta sayuran segar membutuhkan insktruksi khusus.
3. Payung
Payung salah satu barang penting yang harus dibawa saat liburan, terutama di destinasi yang cukup terik atau saat berpergian di musim hujan. Tapi perhatikan ukuran payung yang dibawa. Payung berukuran besar seperti payung golf tentu membutuhkan ruang yang lebih besar dan menimbulkan bahaya keselamatan.
4. Bubuk protein
Meskipun bubuk protein biasanya tidak dilarang oleh maskapai penerbangan, namun seperti disebutkan sebelumnya, bubuk ini cenderung menghalangi pandangan pada mesin sinar-X. Akibatnya, mereka yang mengemas bubuk protein di tas jinjingnya mungkin akan menghadapi pemeriksaan yang lebih ekstensif, karena petugas keamanan mungkin perlu memeriksa isi tas mereka secara manual.
Dengan banyaknya peraturan tentang barang bawaan, sebelum memulai perjalanan sebaiknya memeriksa kembali panduan masing-masing maskapai penerbangan mengenai bagasi, serta batasan spesifik masing-masing negara.
Pilihan editor: 5 Barang yang Berisiko Melanggar Hukum Menurut Pakar Perjalanan