Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Seleb

Berduka Ditinggal Lina, Sule: Saya Masih Cinta

Sule yakin jika dia bilang masih sayang ke Lina, mantan istrinya juga akan mengatakan hal yang sama.

11 Januari 2020 | 07.00 WIB

Komedian Sule dan istri. Instagram.com
material-symbols:fullscreenPerbesar
Komedian Sule dan istri. Instagram.com

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta -Kematian Lina Jubaedah, mantan istri komedian Sule, beberapa waktu lalu masih menyisakan cerita dan duka yang mendalam bagi keluarga. Sosok Lina yang baik dan terbuka kepada siapa saja akan selalu dikenang baik untuk anak-anaknya maupun mantan suaminya, Sule.

Bagi Sule, Lina adalah sosok yang menemani nya selama lika-liku kehidupan dirinya, “Mustahil kalau kenangan-kenangan dia hilang dari rumah ini,” kata Sule di sela-sela acara pengajian yang digelar di rumahnya, Rabu, 8 Januari 2020.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

Saat ditanyai mengapa Sule masih mengurusi kematian Lina, Sule mengaku masih mencintai mantan istrinya itu. “Bayangkan saja 21 tahun bersama, Iky (Rizky Febian) sudah gede seperti ini. Kalau saya sudah gak cinta, saya udah nikah dari awal, dari dia masih ada pun saya sudah nikah sama yang lain,”katanya.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Menurut Sule, mantan istrinya adalah sosok yang mudah percaya dengan orang lain. “Dia (Lina) itu orang yang baik tapi dikelilingi orang-orangyang tidak baik."

Lina dikenal sebagai sosok yang menemani sule dari awal dan sebelum meniti karir. Ia juga yang merawat anak-anaknya hingga bisa seperti sekarang. “Saya yakin, kalau saya bilang saya masih sayang, dia juga akan mengatakan kalau dia juga masih sayang sama saya,” kata Sule.Penyanyi Rizky Febian bersama ayahnya Sule, saat berada di rumah duka ibunya Lina di Bandung. Kabar duka ini disampaikan oleh Panji Komara, manager Sule dalam unggahan Instagram Story-nya. Instagram/@deviii_rfas

Rizky Febian, penyanyi yang juga anak sulung Lina dan Sule mengatakan semula dia berniat mempersatukan ayah ibunya. “Iky kan selalu komunikasi sama mamah, karena iky pingin mempersatukan ayah sama mamah walaupun tidak akan bisa seperti dulu. Jadi Iky suka ngomong ke mamah kalau dapet salam dari ayah, ke ayah juga sebaliknya, di akhir percakapan Iky selalu tanya, ‘kapan atuh mah ketemu ayah?’ dan mamah selalu jawab ‘Kalau sama ayah, nanti ada waktunya’” cerita Rizky Febian yang akrab disapa Iky ini.

Rizky Febian juga mengungkapkan bagaimana kesedihan sang ayahnya sejak awal mengetahui mantan istrinya itu telah pergi untuk selama-lamanya, “Iky kan anak paling besar, ya tahulah dari sikap ayah dari awal ngurusin mamah gimana, Iky bisa liat kalau mamah sama ayah itu sebenarnya gak bisa dipisahkan,” katanya.

NURUL FARA

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus