Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Selebgram Amerika Ini Mengaku Berlibur di Bali, Ternyata?

Selebgram asal Amerika, Natalia Taylor, mengaku pergi ke Bali padahal dia hanya berfoto di toko furnitur Ikea.

17 Februari 2020 | 15.12 WIB

Selebgram asal Amerika Serikat, Natalia Taylor. News/Instagram
material-symbols:fullscreenPerbesar
Selebgram asal Amerika Serikat, Natalia Taylor. News/Instagram

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang selebgram asal Amerika Serikat mengunggah sejumlah foto berlibur di sebuah hotel mewah di Bali, Indonesia.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Namun, belakangan dia memberikan klarifikasi lewat Youtube jika foto-foto itu sebenarnya dibuat di sebuah gerai toko furnitur IKEA di dekat rumahnya.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Selebgram bernama Natalia Taylor ini mengaku melakukan aksinya itu sebagai bentuk prank untuk ‘mengerjai’ para followernya, yang berjumlah sekitar 310 ribu akun.

Taylor mengaku penasaran apakah para followernya itu benar-benar mengira dia sedang berlibur di Bali.

“Telah dikatakan sebelumnya jika Internet itu tidak selalu seperti yang terlihat terutama hari ini dan abad ini. Ini karena sangat mudah berpura-pura menjadi orang yang kalian inginkan,” kata Taylor.

Menurut Taylor, sejumlah influencer di Instagram telah ketahuan mengaku berada di sebuah lokasi wisata atau tempat tertentu. Padahal, selebgram itu tidak berada di sana karena mengubah foto menggunakan Photoshop.

“Saya tadi berdandan dan make-up dan semuanya. Lalu memanggil fotografer andalan saya. Kami sengaja pergi ke toko Ikea dan membuat foto sebanyak mungkin sebelum diusir ke luar,” kata Taylor.

Menanggapi pengakuan Taylor ini, sebagian netizen mengaku terkejut. “Ya, ampun, saya pikir Anda benar-benar di sana,” kata seorang netizen.

Yang lainnya mengatakan,”Tidak masuk akal sebenarnya melihat Anda mengunggah begitu banyak foto di dalam ruangan di tempat idaman itu.”

Menurut Taylor, dia mengaku sedih harus membuat prank kepada para followernya. Tapi, ini dilakukan karena ada pesan yang ingin disampaikan. “Jangan langsung percaya apa yang Anda lihat di Internet,” kata dia. “Terkadang, orang ingin berbohong mengenai diri mereka dan itu mudah dilakukan tampaknya.”

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus