Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Usai Meminta Maaf Soal Tuhan, Duterte Berakhir Pekan di Malaysia

Presiden Filipina, Duterte, meminta maaf kepada Tuhan lalu berakhir pekan di Malaysia.

15 Juli 2018 | 13.13 WIB

Presiden Rodrigo Duterte pernah mengundang Kardinal Luis Antonio Tagle ke Istana Malacanang pada tahun pertama menjabat sebagai Presiden Filipina. File Istana Malacanang
Perbesar
Presiden Rodrigo Duterte pernah mengundang Kardinal Luis Antonio Tagle ke Istana Malacanang pada tahun pertama menjabat sebagai Presiden Filipina. File Istana Malacanang

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, berangkat ke Malaysia untuk berakhir pekan dan mendukung petinju sekaligus senator Manny Pacquiao, yang bertanding melawan petinju Argentina Lucas Matthysse di sana.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Beberapa hari sebelumnya, Pacquiao telah menyatakan meminta maaf kepada warga Filipina karena telah menyebut Tuhan sebagai bodoh sehingga menyebabkan kontroversi di negara dengan mayoritas berpenduduk Katholik ini.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

 

Baca:

 

Sorak sorai warga Filipina terdengar saat Duterte memasuki Gedung Axiata Arena di Kuala Lumpur, Malaysia, tempat pertandingan berlangsung. Dia ditemani putranya Sebastian Duterte dan Asisten Khusus Presiden, Christopher ‘Bong’ Go.

“Duterte berdiri dan mengepalkan tinju setelah Pacquiao, 39 tahun, mengalahkan Matthysse dengan KO pada ronde ke 7,” begitu dilansir ABS CBN News, Ahad, 15 Juli 2018.  Ini merupakan kemenangan ke 60 Pacquiao, yang berkarir sebagai petinju selama 23 tahun terakhir dan sekarang juga menjadi senator.

Duterte menikmati akhir pekan di Malaysia setelah mengakhiri kontroversi yang dibuatnya dengan menyebut Tuhan bodoh pada bulan lalu. Pada Selasa, 10 Juli 2018, Duterte bertemu dengan tokoh Kristen Eddie Villanueva, di Malago Golf Club di Malacanang dan meminta maaf.

 

Baca:
Duterte Usir Biarawati Katolik Australia dari Filipina
Bikin Pernyataan Kontroversial, Duterte Sebut Tuhan Itu Bodoh

 

Duterte melakukan ini setelah Villanueva meminta Duterte meminta maaf karena mengkritik ajaran dosa asal terkait penciptaan Adam dan Hawa dan menyebut Tuhan bodoh.

“Jika itu Tuhan yang sama, saya meminta maaf, seperti itu. Maaf Tuhan. Saya bilang maaf Tuhan. Jika Tuhan dimaknai sebagai istilah umum oleh setiap orang yang mendengarkan maka itu bagus,” kata Duterte dalam video yang diunggah Kantor Komunikasi Presiden di laman jejaring sosial Facebook.

“Saya hanya minta maaf kepada Tuhan. Tidak kepada orang lain. Jika saya menyalahi Tuhan, dia akan senang mendengar ini. Kenapa? Karena Tuhan saya itu maha pemaaf. Kenapa? Karena Tuhan menciptakan saya untuk menjadi baik dan bukan jahat.”

Sebelumnya, media Filipina sepeti Philstar melansir Duterte berjanji bakal mengundurkan diri jika ada yang bisa membuktikan Tuhan itu ada dengan foto bersama atau selfie.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus