Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Istilah Vrindavan tengah viral di media sosial india. Kata itu merujuk pada sejumlah konten video tentang perilaku nyeleneh yang dibuat warga Vrindavan, yang berlokasi di sisi utara India tepatnya di Pradesh Barat.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Konten video warga Vrindavan, mulai dari sebuah desa yang dihuni para YouTuber sampai jajanan kaki lima yang dianggap kurang memperhatikan kebersihan.
Situs Britannica menyebut Vrindavan memiliki beberapa sebutan, yakni Vrindaban atau Brindaban. Istilah Vrindavan juga berasal dari kata ‘vrinda’ atau ‘brinda’. ‘Vrinda’ merujuk pada tulsi (daun basil). Daun tulsi diklaim sebagai bahan pemujaan para dewa (poojas) dalam agama Hindu. Salah satu jenis daun yang beraroma khas itu sering diubah menjadi karangan bunga oleh masyarakat India. Sedangkan kata ‘vana’ dalam bahasa Sanskerta, berarti hutan.
Warga menari dengan tubuh penuh serbuk warna-warni dalam perayaan Festival Holi di Vrindavan di negara bagian utara Uttar Pradesh, India, 27 Februari 2018. REUTERS/Adnan Abidi
Kota Vrindavan di Pradesh Barat disakralkan karena menjadi pusat para dewa khususnya bagi penganut sekte Vaishnavisme Gaudiya. Selain itu, kota Vrindavan sering dijadikan tujuan utama bagi peziarah Hindu. Cerita mitologi Khrisna juga diyakini berawal dari Vrindavan. Namun, belakangan ada yang menyebut bahwa Khrisna dilahirkan di Mathura, bukanlah Vrindavan.
Sebelum era modern (sekitar abad ke-16), Vrindavan dipercaya sebagai hutan tempat tanaman tulsi berkembang. Di hutan tersebut, Khrisna tidak hanya bermain, tetapi juga mendapatkan keajaiban magis dan kekuatan spiritual, seperti yang diceritakan dalam kisah-kisah para dewa di India. Bahkan ia juga dikultuskan sebagai penyelamat manusia.
Mengenai sebutan Vrindavan oleh warganet terhadap konten yang diunggah warga India di media sosial, sebenarnya hanyalah jokes belaka. Hal itu sekedar sindiran bagi perilaku warga India yang dianggap unik, aneh dan di luar kebiasaan. Namun begitu, Vrindavan sebagai kota benar-benar ada di India. Hingga saat ini, kota Vrindavan telah bertransformasi menjadi salah satu kota metropolitan.
Pemerintah kota Vrindavan tengah merencanakan proyek pembangunan kuil Vrindavan Chandrodaya Mandir senilai 7 miliar rupe (setara Rp 1,3 triliun) untuk membangun kuil Vrindavan Chandrodaya. Kota yang juga diberi julukan Kota Janda ini menjadi salah satu tujuan favorit wisata di India. Banyak penginapan yang secara khusus dibuka untuk melayani peziarah reruntuhan Kuil Govind Dev (Deva) yang ada di kota tersebut.
Semenjak perang Kurukshetra, Vrindavan mengalami kemunduran dan kehilangan masa kejayaannya. Sesudahnya, penyanyi religi asal Benggala Barat, Chaitanya Mahaprabhu berupaya mengangkat nama kota itu kembali. Beberapa proyek film bertajuk Mahabharata dan serial kartun Khrisna sering menghiasi layar TV dan ikut andil membesarkan nama Vrindavan sehingga makin dikenal oleh masyarakat di seluruh dunia.
MELYNDA DWI PUSPITA | britannica.com | vrindavanonline.in
Baca juga : Fenomena Male Gaze dalam Dunia Film, Apakah Itu?
Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.