Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TINDAKAN dua personel Detasemen Khusus 88 Antiteror Kepolisian RI menguntit Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah menguak penyalahgunaan satuan elite untuk kepentingan segelintir orang. Mengabaikan tugas pokok memburu pelaku terorisme, mereka mengintimidasi penegak hukum lain yang sedang mengusut kasus korupsi besar.
Di edisi cetak, artikel ini terbit di bawah judul "Detasemen Khusus Urusan Timah"