Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Pendapat

Berita Tempo Plus

Moralitas Hitam-Putih dalam Film Kita

Mengapa film Indonesia acap melepaskan konteks sosial? Artikel ini ditulis bersama Vedi R. Hadiz, Direktur Asia Institute University of Melbourne

7 Agustus 2021 | 00.00 WIB

Ilustrasi: Tempo/Imam Yunianto
Perbesar
Ilustrasi: Tempo/Imam Yunianto

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • Ulasan pelbagai film bernuansa islami.

  • Soal moral dalam film-film islami Indonesia.

SEJAK milenium baru, muncul aneka film Indonesia bertema moralitas dengan tokoh islami. Meskipun tidak selalu menjadi cerminan realitas sosial, film bisa menjadi refleksi masyarakat memahami identitas keislaman yang sedang menanjak. Dengan demikian, film yang bergelut dengan moralitas bisa memberi indikator pemahaman masyarakat terhadap masalah sosial masa kini.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya
Diatyka W. P. Yasih

Pengajar Departemen Sosiologi, Peneliti Asia Research Centre, Universitas Indonesia

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus