Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
PERMINTAAN Presiden Joko Widodo agar pejabat dan aparatur negara bersikap netral pada pemilihan presiden 2024 seperti mengolok-olok nalar publik. Jokowi memerintahkan sesuatu yang tak dia lakukan. Lebih dari sekadar cawe-cawe, kuat indikasi Jokowi juga menyalahgunakan kekuasaan dan pengaruh politiknya.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Di edisi cetak, artikel ini terbit di bawah judul "Tipu Daya Politik di Akhir Jabatan Jokowi"