Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Newsletter

Izin Impor Ikan Tertahan, Pejabat Kementerian Perdagangan Diduga Minta Uang Pelicin

Pejabat Kementerian Perdagangan diduga meminta uang pelicin kepada importir untuk memuluskan perizinan impor ikan yang tertahan

4 Maret 2025 | 17.35 WIB

Pejabat Kementerian Perdagangan diduga meminta upeti kepada importir untuk memuluskan perizinan impor ikan yang tertahan.
Perbesar
Pejabat Kementerian Perdagangan diduga meminta upeti kepada importir untuk memuluskan perizinan impor ikan yang tertahan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ekbis

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Main Upeti Impor Ikan

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Lambatnya penerbitan persetujuan impor ikan ditengarai mengakibatkan stok ikan salem dan salmon segar di dalam negeri menipis. Akibatnya, harga di pasar merangkak naik. Tertahannya kontainer-kontainer ikan impor lantaran tak turunnya persetujuan impor ikan juga membuat importir terkena denda dan mengeluarkan biaya untuk perawatan. Ada dugaan pejabat Kementerian Perdagangan meminta upeti atau uang pelicin kepada importir untuk memuluskan perizinan impor ikan yang tertahan. Selengkapnya baca di sini

Nasional

Mahasiswa di berbagai daerah menyiapkan demonstrasi berikutnya.

Bersiap Demonstrasi Indonesia Gelap Jilid Kedua

Mahasiswa di berbagai daerah dan di luar negeri tengah menyiapkan demonstrasi Indonesia Gelap jilid kedua. Mereka melakukan konsolidasi di tengah upaya penggembosan gerakan mahasiswa. Tuntutan mereka mulai bergeser, dari mengkritik pemerintahan Prabowo-Gibran hingga ke pelengseran presiden-wakil presiden. Kapan demonstrasi gelombang kedua itu digelar? Baca di sini selengkapnya

Hukum

Kuasa hukum Condotel D’Luxor Bali bersama investor setelah sidang PKPU di Jakarta.

Mengapa Bisnis Properti Rentan Digunakan untuk Praktik Investasi Bodong

Sebanyak 74 investor melaporkan PT MAS ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan. Para investor merasa menjadi korban investasi bodong. Keuntungan bagi hasil yang dijanjikan perusahaan tidak pernah diterima oleh investor. Mengapa investasi di bidang properti rawan penipuan? Selengkapnya simak di sini

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus