Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Politik

Arus Balik Kendaraan ke Jabotabek Naik 39,94 Persen Setelah Lebaran

Arus balik kendaraan ke arah Jabotabek setelah lebaran 2025 berasal dari tiga arah. Bagaimana volume arus balik kendaraan dari tiga arah tersebut?

5 April 2025 | 21.08 WIB

Kendaraan melintas saat penerapan rekayasa lalu lintas lawan arah (contraflow) dua jalur di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Karawang, Jawa Barat, 5 April 2025. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan pembukaan jalur lawan arah dua jalur dari KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta ruas Tol Jakarta-Cikampek untuk mengurai volume lalu lintas arus balik Lebaran 2025. Antara/Bayu Pratama S
Perbesar
Kendaraan melintas saat penerapan rekayasa lalu lintas lawan arah (contraflow) dua jalur di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Karawang, Jawa Barat, 5 April 2025. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan pembukaan jalur lawan arah dua jalur dari KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta ruas Tol Jakarta-Cikampek untuk mengurai volume lalu lintas arus balik Lebaran 2025. Antara/Bayu Pratama S

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga Tbk. mencatat total volume kendaraan yang kembali atau arus balik kendaraan ke wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) meningkat sebesar 39,94 persen setelah lebaran 2025 jika dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal. Persentase tersebut setara dengan 918.540 unit kendaraan. Dalam kondisi normal, kendaraan yang menuju Jabotabek mencapai 656.385 unit.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

“Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama, yaitu GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan (dari arah Bandung), GT Cikupa (dari arah Merak), dan GT Ciawi (dari arah Puncak, Bogor),” kata Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana di Jakarta, Sabtu, 5 April 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Ia mengatakan, sesuai data Jasa Marga yang diambil pada 31 Maret lalu hingga Jumat pekan ini, kendaraan yang kembali ke Jabotabek berasal dari tiga arah. Ketiga arah itu adalah dari arah Timur yaitu Trans Jawa dan Bandung, dari arah Barat yaitu Merak, Banten, dan dari arah Selatan, yaitu Puncak, Bogor. Kendaraan dari arah Timur sebanyak 480.812 unit, dari arah Barat mencapai 233.389 unit, dan dari arah Selatan sebanyak 204.339 unit.

Berikut rincian distribusi lalu lintas kendaraan arus balik ke arah Jabotabek setelah lebaran:

#Arah Timur (Trans Jawa dan Bandung)

Total kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa dan Bandung sebanyak 480.812 unit, atau meningkat 79,5 persen saat lalu lintas dalam kondisi normal. Jumlah kendaraan itu yang tercatat melalui gerbang tol Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan gerbang tol Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang dan gerbang tol Fungsional Japek II SELATAN.

Tercatat sebanyak 260.200 unit kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa melalui gerbang tol Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Angka ini naik 104,6 persen jika dibandingkan kendaraan yang melintas dalam kondisi lalu lintas normal.

Selanjutnya, kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Bandung melalui gerbang tol Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang dan gerbang tol Fungsional Japek II Selatan mencapai 220.612 unit. Jumlah kendaraan yang melintas ini naik 56,7 persen jika dibandingkan kendaraan yang melintas dalam kondisi lalu lintas normal.

#Arah Barat (Merak)

Kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Merak melalui gerbang tol Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak sebanyak 233.389 unit. Jumlah kendaraan yang melintas dari arah Barat setelah lebaran ini justru turun 0,8 persen jika dibandingkan kendaraan yang melintas dalam kondisi lalu lintas normal.

#Arah Selatan (Puncak)

Kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Puncak melalui gerbang tol Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 204.339 unit. Jumlah kendaraan yang melintas dari arah Selatan ini naik 33,4 persen jika dibandingkan kendaraan yang melintas dalam kondisi lalu lintas normal.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus