Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Gerindra, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya menjadi juru bicara. Meskipun Dahnil baru ditunjuk oleh Prabowo sebagai Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
“Yang jelas Pak Prabowo minta saya kawal penyelenggaraan haji tapi juga beliau tetap minta saya untuk mendampingi jadi jubir presiden,” kata Dahnil di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 22 Oktober 2024.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Dahnil mengatakan bahwa ia sudah menjadi juru bicara Prabowo selama tujuh tahun. Mantan Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah ini menyebut bahwa dirinya masuk politik karena percaya dengan kepemimpinan Prabowo.
Prabowo melantik Dahnil di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa pagi 22 Oktober 2024, dengan surat Keputusan Presiden RI Nomor 144/P tahun 2024 Tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji. Dahnil mendampingi Irfan Yusuf sebagai Kepala Badan Penyelenggara Haji.
Dalam momen pelantikan di Istana Negara, Dahnil sempat tampak terharu. “Ini Pak Prabowo jadi presiden salah satu cita-cita besar saya dalam politik. Selama ini saya perjuangkan dan saya temani sebagai jubir beliau,” katanya.
Badan Penyelenggara Haji akan kolaborasi dengan Kementerian Agama untuk tahun pertama, khususnya ada di Direktorat Haji dan Umroh. Irfan Yusuf sebagai Kepala Badan Penyelenggara Haji, mengatakan bahwa Prabowo berharap jamaah haji bisa berangkat dengan aman dan nyaman.
“Beliau juga berharap bahwa Indonesia nantinya mempunyai perkampungan Haji, perkampungan Indonesia sendiri di Tanah Suci, sehingga semua kegiatan jamaah Haji maupun jamaah Umroh Indonesia bisa terlokalisir satu tempat di sana,” kata pria akrab disapa Gus Irfan.
Pilihan Editor: AMPHURI Ajukan Konsep Kementerian Haji dan Umrah ke Prabowo: Memberi Manfaat Ekonomi