Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Politik

Dave Laksono Beri Alasan Kenapa Golkar Buka Pintu Lebar untuk Jokowi

Ketua DPP Partai Golkar, Dave Laksono, berbicara soal keterbukaan partainya menampung Jokowi. Ia menyebut Golkar membuka pintu jika Jokowi bergabung.

10 Desember 2024 | 16.20 WIB

Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono di Jakarta, Jumat, 13 September 2024. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi
Perbesar
Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono di Jakarta, Jumat, 13 September 2024. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPP Partai Golkar, Dave Akbarshah Fikarno Laksono, berbicara soal keterbukaan partainya menampung mantan Presiden Joko Widodo. Ketika ditanya apakah dengan masuknya Jokowi membawa keuntungan bagi Golkar, Dave hanya menyebut mantan Gubernur DKI itu sebagai tokoh bangsa yang punya daya jual luar biasa. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Beliau itu panutan banyak orang. Jadi, pasti beliau memiliki daya jual yang luar biasa kepada siapa pun, jadi beliau tetap dibutuhkan oleh seluruh bangsa Indonesia," kata Dave di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa, 10 Desember 2024. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Dave Laksono menyatakan, partainya terbuka untuk menerima Jokowi bila ingin bergabung. Golkar, kata dia, terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung dan berkarya membangun bangsa. 

Dave tak berkomentar lebih jauh mengenai proses kaderisasi yang akan dilalui Jokowi jika bergabung dengan Golkar. Yang jelas, kata dia, Golkar membuka pintu bagi Jokowi untuk menjadi bagian dari partai beringin.

"Karena beliau sebagai mantan presiden, mantan kepala daerah, itu sudah memberi sumbangsih besar untuk bangsa Indonesia dan itu yang harus kita hormati," ujar Dave.

Mengenai komunikasi Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dengan Jokowi, Dave menyebut hal itu sudah biasa. Menurut dia, Bahlil memang rutin berkomunikasi dengan Jokowi.

"Kalau komunikasi kan memang rutin, Pak Bahlil kan dulu menterinya Pak Jokowi, jadi komunikasi adalah hal yang wajar," tutur dia. 

Sebelumnya, Sekretaris Bidang Organisasi Partai Golkar, Derek Loupatty, menegaskan bahwa Jokowi adalah anggota kehormatan Partai Golkar. Walaupun, Jokowi tak punya Kartu Tanda Anggota atau KTA.

Jokowi mengatakan bahwa dia dan pengurus Partai Golkar sudah berkomunikasi mengenai status keanggotannya di partai beringin. Namun, dia belum memutuskan untuk menjadi anggota Partai Golkar.

“Ya, komunikasi ada, tapi belum (memutuskan untuk menjadi anggota Partai Golkar),” kata Jokowi di kediamannya di Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Senin, 9 Desember 2024. 

Septia Rhyantie berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus