Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Dua narapidana perempuan itu sesekali beradu pandang. Salah seorang di antaranya berkonsentrasi mengukir riasan paes, rias wajah tradisional pengantin Jawa, berupa lekukan-lekukan hitam pekat di dahi. Selesai melukis paes, "sang perias" memasangkan sanggul, jarit yang diwiru, stagen, serta kebaya brokat hitam pada tubuh perempuan di depannya.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo