WARTAWAN memang sangat penting bagi masyarakat sebagai ujung tombak memburu berita yang diperlukan oleh masarakat. Namun, wartawan juga harus sopan dan yang penting harus punya kartu identitas atau pengenal yang jelas agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Saya sangat prihatin dengan kasus penganiayaan dan perusakan yang dilakukan aparat kepada wartawan. Walaupun aparat ahirnya mengakui kekhilafannya dan bersedia memberikan ganti kerugian, yang patut disesalkan adalah terjadinya peristiwa yang seharusnya tidak terjadi bila kedua pihak saling pengertian. Saya tidak menyalahkan satu di antaranya. Tapi, bila dilihat dari kasus yang terjadi walau saya tidak langsung mengetahui peristiwanya, pasti ada salah pengertian di antaranya.
Singkatnya, pertama, bisa saja aparat pada waktu itu menyangka wartawan tersebut dikira kelompok demonstran, karena tidak jarang orang biasa juga banyak yang membawa peralatan layaknya wartawan. Kedua, bisa saja waktu itu sang wartawan terlalu memaksakan diri dalam mengekspos berita sehingga aparat sangat sulit membedakan antara wartawan dan para demonstran. Mestinya hal ini bisa dimaklumi, apalagi aparat sudah mau mengakui kekhilafannya dan mengganti kerugian. Seharusnya wartawan tidak usah memperpanjang masalah ini dan bersifat arif karena masyarakat juga banyak yang sudah mengetahui duduk persoalannya. Kecuali bila aparat mengabaikan hal ini dan tidak mau mengakui kekhilafannya.
TJIPTO ROSO SEJATI
Bukit Rahtawu G. Muria
[email protected]
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini