Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Sains

Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Dapat Akreditasi Internasional dari Jerman

Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) mendapatkan akreditasi internasional dari Agentur zur Qualittssicherung an Hochschulen mit Sitz in Koln

17 Juni 2022 | 06.11 WIB

Image of Tempo
Perbesar

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) mendapatkan akreditasi internasional dari Agentur zur Qualitätssicherung an Hochschulen mit Sitz in Köln (AQAS), sebuah lembaga akreditasi internasional yang bermarkas di Jerman. Akreditasi internasional bertujuan untuk meningkatkan reputasi FH di dunia.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Dekan FH Muchamad Ali Safa’at mengatakan akreditasi internasional tersebut berlaku hingga 2028. Setelah 2028, nantinya akan ada proses re-akreditasi dari AQAS kembali terkait kualitas FH. "Dengan adanya Akreditasi AQAS orang luar melihat bahwa standar FH UB diakui secara internasional. Dan dengan Akreditasi Internasional tersebut berarti kita juga sudah memenuhi kualitas internasional,” katanya seperti dikutip di laman resmi UB pada Jumat, 17 Juni 2022.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini


Ali mengatakan banyak persiapan yang telah dilakukan oleh FH sebelum visitasi AQAS, antaramlain persiapan dokumen evaluasi diri yang sudah disesuaikan dengan standar internasional hingga persiapan jaringan atau koneksi internet. “Karena kemarin penilaiannya masih di masa pandemi, jadi visitasi dilakukan secara online. Allhamdullillah hingga visitasi sejumlah fasilitas- fasilitas yang ada di FH, tidak ada kendala di jaringan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Shinta Hadiyantina mengatakan ada tujuh kriteria yang dimiliki oleh FH sehingga AQAS bisa memberikan akreditasi internasional.

“Tujuh kriteria terpenuhi dan mendapatkan apresiasi dari panel of experts AQAS yaitu kualitas kurikulum, prosedur penjaminan mutu, proses belajar mengajar dan asesmen, admisi, kualitas dosen, suasana akademik, informasi publik,” katanya.

Selain melakukan visitasi ke FH, tim AQAS juga melakukan asesmen ke manajemen universitas. Wakil Rektor Bidang Akademik Aulanni’am mengatakan penilaian tersebut meliputi dukungan UB untuk prodi yang mempunyai fasilitas pembelajaran memadai, yang diwujudkan dalam bentuk program 3 in 1 di UB, joint degree, konferensi internasional, joint research, dan lain-lain.

Aul berharap dengan akreditasi yang diraih FH bisa meningkatkan reputasi internasional UB. Empat prodi UB yang mendapat akreditasi internasional, yaitu untuk program Sarjana Ilmu Hukum, Program Magister Ilmu Hukum, Program Doktor Ilmu Hukum di Malang dan Program Doktor Ilmu Hukum di Jakarta.

“Untuk Program Doktor Ilmu Hukum dan Program Doktor Ilmu Hukum Kampus Jakarta tetap harus mengajukan Instrumen Suplemen Konversi ke BAN-PT terlebih dahulu karena masih terakreditasi B. Setelah mendapatkan hasil Konversi Akreditasi peringkat baik sekali, baru mengajukan kembali konversi dengan Sertifikat Akreditasi Internasional AQAS untuk mendapatkan akreditasi peringkat unggul,” kata Shinta.

 

Image of Tempo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus