Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
KARTUN itu dimuat pada 1973. Sosok demonstran berbaris turun ke jalan membawa poster: "Anti Kemewahan", "Anti Cukong", "Anti Judi". Tapi paling belakang sendiri seorang polisi mengintil membawa poster: "Anti Huru Hara". Itu kartun setrip pertama Libra—nama samaran Rahmat Riyadi, 75 tahun, yang dimuat di harian Indonesia Raya, koran pimpinan Mochtar Lubis. “Saya buat kartun itu saat ada banyak demo di Jakarta, “ katanya. Ia lupa kartun itu digambarnya beberapa bulan menjelang peristiwa Malapetaka Lima Belas Januari atau Malari pada 1974.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo