Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ringkasan Berita
Pameran tunggal Agus Kamal, seniman yang semula aktif mengajar di Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Karya-karyanya semula lebih berwarna, tapi kini tampil sederhana dengan warna hitam-putih.
Karyanya mengirimkan pesan tentang pertobatan dan spiritualisme.
DALAM warna hitam-putih yang berpadu dengan merah, citraan manusia dan binatang bercampur. Seekor anjing bertotol hitam meneteskan air mata dengan mulut mengatup yang menggigit bunga mawar. Di bawah anjing itu muncul gambar seseorang berserban tanpa wajah. Pada bagian lain, kupu-kupu berlatar merah beterbangan, hendak hinggap di dahan pohon. Monyet menjulurkan lidahnya. Singa menggigit tulang berbentuk penis.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Di edisi cetak, artikel ini berjudul "Spiritualisme Agus Kamal".