Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Film

Berita Tempo Plus

Bagaimana Joko Pinurbo Membangun Watak Puisinya

Puisi-puisi Joko Pinurbo hadir dalam bahasa Indonesia yang padat, jernih, dan sederhana. Langgamnya naratif dan terasa segar.

12 Mei 2024 | 00.00 WIB

Sastrawan Joko Pinurbo di ruangan asrama Seminari Menengah Santo Petrus Canisius Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Juli 2013. Dok. Tempo/Suryo Wibowo
Perbesar
Sastrawan Joko Pinurbo di ruangan asrama Seminari Menengah Santo Petrus Canisius Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Juli 2013. Dok. Tempo/Suryo Wibowo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

JOKO Pinurbo (Sukabumi, 11 Mei 1962-Yogyakarta, 27 April 2024) adalah salah seorang penyair yang paling populer dalam perpuisian kita hari ini. Kematiannya pada 27 April 2024 menjadi peristiwa yang sangat menyedihkan dan membuat kita amat kehilangan. Banyak orang membangkitkan kembali ingatan mereka tentang penyair yang kerap disapa Jokpin itu. Ada yang mengunggah foto bersama sang mendiang di media sosial, ada pula yang mengutip puisinya yang bernilai khusus. 

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya

Zen Hae adalah penyair dan kritikus sastra. Di edisi cetak, artikel ini berjudul "Pada Sebuah Tikungan: Joko Pinurbo".

Zen Hae

Pengamat sastra

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus