Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Seni

Berita Tempo Plus

Memori Kolektif dalam Tubuh Perempuan Asia

Ulasan pameran para perempuan seniman Asia di Seoul, Korea Selatan. Dalam beragam medium, membuka narasi dan pengalaman tubuh.

13 Oktober 2024 | 00.00 WIB

Karya seniman Filipina Imelda Cajipe Endayam dalam pameran bertajuk  Connecting Bodies, Museum of Modern and Contemporary Art di Seoul, Korea Selatan. Tempo/Alia Swastika
Perbesar
Karya seniman Filipina Imelda Cajipe Endayam dalam pameran bertajuk Connecting Bodies, Museum of Modern and Contemporary Art di Seoul, Korea Selatan. Tempo/Alia Swastika

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

FEMINISME adalah isu yang selalu berada di ruang ambang; di satu sisi diperjuangkan, tapi di sisi lain dipenuhi stigma negatif yang acap mematahkan perjuangan. Dalam dunia seni, para perempuan pencipta telah memperjuangkan isu ini dalam lingkungan yang dipenuhi sistem dan struktur patriarkal, mendobrak batas tabu dan normal sosial melalui tubuh sebagai medium mereka. Dalam konteks Asia, manuver para seniman perempuan untuk membuka narasi kesenjangan ini telah menjadi bagian penting dari sejarah seni, walaupun sering tersembunyi dan terpinggirkan. Keberanian para perempuan melawan tabu dan mempertanyakan dominasi kuasa patriarki sering tertutupi dan kemudian tersimpan dalam laci, berdebu dan dilupakan. 

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya
Alia Swastika

Pengamat seni rupa

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus