Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ringkasan Berita
Digie Sigit menampilkan ekspresi anak-anak Palestina hingga buruh gendong Yogya.
Karya seniman Yogyakarta itu menggunakan teknik cetak grafis.
Karyanya sudah dipajang hingga di Austria
SENYUM Reyna merekah dalam sebuah karya seni cetak grafis yang terpajang di ruang depan Kebun Buku, kafe buku di Kota Yogyakarta, Sabtu, 9 November 2024. Senyum bocah perempuan dengan rambut model bob itu membuat matanya menyipit. Poninya pun hampir menutupi mata. Senyum itu menyapa pengunjung yang datang untuk membaca, membeli buku impor, ataupun melihat pameran seni grafis Muhammad Sigit Nurcahyo alias Digie Sigit bertajuk “Teruslah Merdeka” yang digelar selama sebulan di kedai itu sejak 1 November 2024.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Di edisi cetak, artikel ini terbit di bawah judul "Senyum Reyna dan Doa Kemerdekaan"